Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

9 Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata di Markas Polisi Vietnam

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
9 Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata di Markas Polisi Vietnam Doc: AFP/Hoang Dinh Nam
Ket. Bendera Vietnam.

HANOI - Korban tewas bertambah menjadi sembilan menyusul serangan bersenjata di dua markas polisi di Dataran Tinggi Tengah Vietnam, termasuk empat petugas, kata pihak berwenang, Senin (12/6).

Dua puluh enam orang telah ditangkap terkait penembakan yang terjadi pada Minggu (11/6) dini hari di distrik Cu Kuin provinsi Dak Lak, menurut situs web Kementerian Keamanan Publik Vietnam (MPS).

"Pada dini hari tanggal 11 Juni 2023, sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor menggunakan senjata api dan senjata berbahaya lainnya menyerang dan merusak markas komite rakyat dan kantor polisi di dua komune Ea Tieu dan Ea Ktur," kata situs itu.

Empat petugas polisi, dua pejabat lokal dan tiga warga sipil tewas, sementara dua petugas polisi terluka parah.

Polisi sedang memburu tersangka lainnya.

Sebuah laporan MPS sebelumnya mengatakan, dua orang yang disandera oleh para penyerang dibebaskan. Sementara satu orang yang ditahan berhasil membebaskan dirinya.

Dataran Tinggi Tengah yang ditinggali sejumlah etnis minoritas dianggap sebagai daerah sensitif bagi pemerintah otoriter Vietnam dan telah lama menjadi pusat ketidakpuasan atas isu-isu yang mencakup hak atas tanah.

Beberapa suku di daerah itu - secara kolektif dikenal sebagai Montagnards - memihak selatan yang didukung AS selama puluhan tahun perang Vietnam.Beberapa menyerukan otonomi lebih, sementara yang lain di luar negeri mengadvokasi kemerdekaan untuk wilayah tersebut.

Beberapa media pemerintah menarik laporan mereka tentang insiden tersebut pada hari Minggu, sebelum menerbitkannya kembali beberapa jam kemudian.

Kekerasan bersenjata sangat jarang terjadi di Vietnam, di mana warga dilarang memiliki senjata api dan pasar gelap senjata dibatasi.

Empat orang ditembak mati di arena judi sabung ayam ilegal di pinggiran kota Ho Chi Minh pada Januari 2020.

Dalam penembakan langka lainnya pada 2016, dua pejabat senior di provinsi Yen Bai utara dibunuh oleh seorang rekan di kantor mereka sebelum pria bersenjata itu menembak dirinya sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.