Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Potensi Komersial Terus Didongkrak

📅 Senin, 12 Jun 2023, 08:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Potensi Komersial Terus Didongkrak Doc: istimewa

JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Dharma Jaya berkomitmen mengakselerasi transformasi bisnis inti dengan fokus mengembangkan Sub Hub Komersial, yang menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan bisnis Hub Logistik.

Dalam waktu dekat ini, Perumda itu akan meluncurkan produk pangan hewani yang dinamakan DJawara. Peluncuran DJawara ditargetkan dapat mendongkrak potensi komersial bisnis perusahaan.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan produk komersial bernama DJawara terdiri dari tiga produk pangan hewani, yaitu daging sapi dengan nama DJawara Meat, DJawara Chicken untuk daging ayam dan DJawara Fish untuk ikan.

"Kenapa namanya DJawara, diambil dari dari singkatan nama Perumda Dharma Jaya yaitu DJ. Sedangkan Wara berasal dari kata waralaba. Jadi ketika digabung menjadi DJawara. Selain itu, pengambilan nama DJawara juga terinspirasi dari kisah tokoh Betawi yaitu Bang Pitung yang menjadi jagoan atau jawara bagi masyarakat Betawi," kata Raditya di Jakarta akhir pekan lalu.

Dia berharap DJawara segera dipasarkan untuk masyarakat dengan proses dan standar kualitas lebih baik dan dapat diterima masyarakat luas. Karena itu, produk daging mentah berasal dari hewan ini akan memiliki spesifikasi yang berbeda baik dari segi jenis produk, kualitas, ukuran, variasi dan kemasan dari produk biasa.

Seperti untuk DJawara Meat, Perumda Dharma Jaya menggunakan daging sapi dari Impor maupun lokal yang memiliki kualitas terbaik. Untuk produksi produk komersial Djawara, Raditya menargetkan pada 2023 akan ada sebanyak 3.500 ton, setiap tahun bakal meningkat hingga menijadib16.000 ton pada 2026,

Ini, terangnya, akan menjadi produk komersial yang akan dipasarkan di enam channel distribusi, yaitu bulk sales (penjualan massal) seperti industri dan grosir; horeka (hotel, restoran, kafe dan katering), modern market (DJawara Swalayan) serta reseller, bazaar dan e-commerce. Diharapkannya, semua itu dapat rampung pada Agustus mendatang.

Akselerasi Transformasi

Lebih lanjut, Raditya menerangkan peluncuran produk DJawara merupakan bagian dari akselerasi transformasi bisnis inti yang sedang dilakukan Perumda Dharma Jaya.

Sebab, tahun ini, pihaknya akan melakukan transformasi bisnis inti menjadi empat Strategic Business Unit (SBU), yaitu SBU Hub Logistik, SBU Penggemukan Sapi dan Perdagangan, SBU Rumah Potong (RPH) dan SBU Swalayan Protein.

Dari empat transformasi bisnis inti tersebut, kata Raditya, BUMD itu fokus terhadap pelaksanaan bisnis Hub Logistik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.