Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Dampak El Nino, 4 Ton Benih Padi Unggul Dibagikan ke Sejumlah Provinsi

📅 Senin, 12 Jun 2023, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Dampak El Nino, 4 Ton Benih Padi Unggul Dibagikan ke Sejumlah Provinsi Doc: ANTARA/Kementan
Ket. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat membagikan benih di lokasi Gelar Percontohan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan XVI, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/6/2023).

JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpi (SYL) membagikan 4 ton benih padi varietas unggul baru (VUB) yang adaptif kekeringan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi kekeringan akibat fenomena El Nino.

"Indonesia akan dihadapkan dengan kekeringan karena El Nino. Oleh karenanya, kita harus mengambil aksi nyata untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman krisis pangan global," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (11/6),

Mentan Syahrul secara simbolis memberikan bantuan benih tersebut saat hadir di lokasi Gelar Percontohan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan XVI, Padang, Sumatera Barat. Benih sebanyak 4 ton tersebut dibagikan kepada sejumlah provinsi, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat.

Benih yang dibagikan pun terdiri dari 4 jenis, yaitu benih padi Inpago 9, Inpago 12, Inpago 13 Fortiz, Cakrabuana, dan Inpari 42. Disebutkan bahwa varietas unggul tersebut mempunyai keunggulan ketahanan terhadap ketersediaan air yang rendah, berumur genjah dan memiliki potensi hasil di atas 8 ton per hektare.

Mentan menuturkan bahwa benih tersebut merupakan SS (stock seed) dan ES (extension seed) yang diproduksi oleh Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Padi (BBPSI Padi), Balai Penerapan Standar Instrumen Bengkulu, dan Balai Penerapan Standar Instrumen Riau.

Sebagai upaya memperbanyak benih padi kualitas unggul tersebut, Plt. Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Fadjry Djufry mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan.

"BSIP mempunyai unit kerja di setiap provinsi yang akan membantu memperbanyak benih sesuai standar dan bersertifikat. Adopsi benih unggul oleh petani perlu dimaksimalkan guna meningkatkan produksi dan adaptif dengan perubahan iklim," jelas Fadjry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.