Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PSTI Dayangkan Larangan Suporter Berangkat Tandang di Liga Indonesia

📅 Jumat, 09 Jun 2023, 19:04 WIB | Oleh:
PSTI Dayangkan Larangan Suporter Berangkat Tandang di Liga Indonesia Doc: ANTARA/FAJAR SATRIYO
Ket. Ketua Umum Paguyuban Suporter Tim Nasional Indonesia (PSTI) Ignatius Indro (tengah) dalam acara konferensi pers di Universitas 17 Agustus Jakarta, Jakarta, Jumat, (9/6).

JAKARTA -Paguyuban Suporter Tim Nasional Indonesia (PSTI) menyayangkan kebijakan larangan suporter berangkat ke pertandingan tandang klub yang mereka dukung selama musim baru Liga Indonesia.

"Pelarangan suporter ini tiba-tiba, tidak ada edukasi. PSSI seperti melihat suporter adalah pihak yang bertindak brutal dan melakukan tindakan yang tidak tepat sehingga ada larangan tersebut," kata Ketua Umum PSTI Ignatius Indro kepada pewarta di Universitas 17 Agustus Jakarta, Jumat.

Ignatius Indro juga menyesalkan tindakan yang diambil PSSI selaku induk organisasi sepak bola Indonesia karena seolah melemparkan tanggung jawab kepada suporter yang kemudian merasa seperti dikorbankan.

"PSSI lempar tanggung jawab dan menyerahkan kesalahan kepada suporter dan menganggap suporter sebagai biang kerusuhan. Padahal sampai saat ini tidak ada upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas suporter," kata Ignatius Indro.

Sebelumnya PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menetapkan peraturan larangan suporter untuk datang ke pertandingan tandang klubnya dikarenakan mobilisasi massa dinilai terlalu riskan di tahun-tahun politik.

"Kebijakan tersebut (pelarangan suporter berangkat away) kami sepakati untuk memuluskan perizinan dari pihak yang berwenang. Kami mempertimbangkan pelaksanaan BRI Liga 1 2023/2024 bersamaan dengan tahun politik," kataDirektur Utama PT LIB Ferry Paulus dilansir dari laman resmi LIB, Jumat.

Ferry Paulus mengungkapkan bahwa kebijakan pelarangan kehadiran suporter ke pertandingan tandang tim dukungannya telah disepakati oleh klub-klub Liga 1.

Ferry berpendapat bahwa kebijakan yang ditetapkan oleh PT LIB merupakan langkah preventif agar tidak terjadi kerumunan massa mengingat telah masuk dalam tahun politik.

"Berdasarkan kebiasaan tersebut maka klub-klub Liga 1 bersepakat untuk melarang suporter tamu hadir. Semua kami lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, mengingat kemungkinan itu bisa muncul karena waktunya yang berdekatan atau berpapasan dengan kegiatan kampanye," ungkap Ferry Paulus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

43 menit yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.