Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyaluran Kredit pada April 2023 Capai Rp6.464 T

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyaluran Kredit pada April 2023 Capai Rp6.464 T Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat portofolio kredit perbankan mencapai 6.464 triliun rupiah pada April 2023, tumbuh 8,08 persen dibandingkan periode sama tahun lalu atau year-on-year (yoy). Kinerja kredit perbankan tersebut didorong oleh kredit modal kerja yang termoderasi menjadi 6,55 persen yoy dari 9,52 persen pada Maret 2023.

"Secara bulanan (month-to-month/ mtm), kredit modal kerja dan konsumsi tumbuh masing-masing sebesar 0,55 persen dan 0,32 persen, dengan kredit investasi terkontraksi 0,16 persen," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Mei 2023 yang dipantau secara virtual di Jakarta, Selasa (6/6).

Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) turun menjadi 6,28 persen yoy pada April 2023 dari sebelumnya 7,00 persen pada Maret, yakni menjadi 7.996 triliun rupiah. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan tabungan.

Namun, dia memastikan likuiditas industri perbankan pada April 2023 berada pada level yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) turun menjadi 118,25 persen pada April dari 128,87 persen pada Maret 2023. Sementara Alat Likuid/DPK (AL/DPK) menjadi 26,58 persen dari 28,9 persen.

Risiko turun

Meski turun, lanjut Dian, namun persentase tersebut masih jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen. Rasio kredit masih terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) net perbankan sebesar 0,78 persen, sedikit menurun dari capaian Maret sebesar 0,72 persen. NPL gross tercatat sebesar 2,53 persen dari sebelumnya 2,49 persen pada Maret.

Kredit restrukturisasi Covid-19 turun menjadi 386 triliun rupiah dari 19,42 triliun rupiah dengan jumlah nasabah yang turun menjadi 1,74 nasabah dari 1,83 juta nasabah pada Maret. Permodalan perbankan relatif masih terjaga yang tercermin pada rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,47 persen.

Risiko pasar juga menurun ditinjau dari Posisi Devisa Neto sebesar 1,60 persen dari 1,44 persen pada Maret.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.