Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Diminta Copot Pejabat yang Terlibat Perdagangan Orang

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 08:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Diminta Copot Pejabat yang Terlibat Perdagangan Orang Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Korban perdagangan orang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dari Filipina pada 26 Mei 2023.

JAKARTA - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nurhadi meminta pemerintah mencopot pejabat yang diduga terlibat perdagangan manusia melalui modus pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) tanpa dokumen ke luar negeri.

Dalam keterangan yang dirilis, Jumat (2/6), dia mengatakan menyetujui restrukturisasi Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang agar diisi oleh orang-orang yang mengemban tugas pemberantasan perdagangan orang yang berintegritas dan kredibel.

"Saya setuju restrukturisasi Satgas Tindak Pidana Human Trafficking segera dilakukan. Tentunya yang mengisi jabatan itu (seharusnya) orang-orang baru yang memiliki integritas, kredibilitas, dan mampu, tegas, dan berani dalam menyelesaikan masalah ini. masalah sampai ke akar-akarnya," tambahnya.

Nurhadi mengatakan perlu dibangun koordinasi yang efektif antara Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, serta aparat penegak hukum untuk mencegah perdagangan manusia.

Penting bagi pemerintah untuk melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat mengetahui tata cara hukum mendapatkan pekerjaan di luar negeri, tambahnya.

"Karena banyak korban perdagangan manusia adalah masyarakat di daerah yang kurang sosialisasi dari pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, sindikat penyelundupan manusia cenderung mengirim TKI tanpa dokumen ke luar negeri dengan visa turis, visa ziarah, dan visa umrah.

BP2MI telah membeberkan nama lima pengedar penyelundupan manusia kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.

Sindikat mereka diduga kuat sebagai pihak yang menempatkan tenaga kerja Indonesia di Malaysia dan Singapura melalui Batam, Kepulauan Riau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.