Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa segera Diatasi, Pemkab Manggarai Timur Perluas Informasi Kewaspadaan Bahaya Rabies

📅 Kamis, 01 Jun 2023, 12:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa segera Diatasi, Pemkab Manggarai Timur Perluas Informasi Kewaspadaan Bahaya Rabies Doc: ANTARA/HO-Puskesmas Sita Manggarai Timur
Ket. Petugas kesehatan dari Puskesmas Sita di Manggarai Timur, NTT memberikan edukasi tentang bahaya rabies secara langsung di rumah-rumah warga.

Lewoleba - Semoga bisa segera diatasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melalukan sosialisasi aktif untuk memperluas informasi terkait kewaspadaan terhadap bahaya rabies akibat gigitan hewan penular seperti anjing, kucing, dan kera.

"Sejak Jumat,26 Mei 2023 Pemkab Manggarai Timur telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, diantaranya di rumah-rumah ibadah, tentang rabies dan bagaimana menyikapi jika ada warga yang terkena gigitan Hewan Penular Rabies (HPR)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai TimurBoni Hasudungun ketika dihubungi dari Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis.

Pemkab Manggarai Timur memperluas penyebaran informasi terkait bahaya rabies di Flores mengingat adanya kejadian satu pasien yang digigit anjing dan meninggal karena tidak adanya penatalaksanaan HPR yang tepat.

Dia menyebut pasien tersebut digigit anjing pada bulan April tapi tidak langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan vaksin antirabies (VAR). Keterlambatan penanganan itu menyebabkan pasien meninggal pada 25 Mei 2023.

Atas kejadian itu, Pemkab Manggarai Timur melalui Dinas Kesehatan setempat telah menggerakkan para petugas kesehatan yang ada di setiap fasilitas layanan kesehatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Rapat koordinasi pun telah dilakukan beberapa waktu lalu, kata dia, untuk mengambil sejumlah langkah penanganan terhadap kasus rabies yang telah ada di kabupaten tersebut.

Selain memperluas informasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat, kata Boni, Dinas Peternakan Manggarai Timur juga ditugaskan untuk segera melaksanakan vaksinasi HPR dimulai dari wilayah Kecamatan Borong kemudian ke wilayah lain.

Satpol PP bersama aparat keamanan, lanjutnya, juga segera melaksanakan eliminasi HPR pada lokasi sekitar kasus gigitan.

Puskesmas Sita di Manggarai Timur merupakan salah satu puskesmas yang aktif memberikan edukasi terkait penanganan rabies.

Kepala Puskesmas Sita Aventinus Gonsales Jamin mengatakan para petugas kesehatan memberikan penjelasan terkait pencegahan dan penanganan rabies baik di puskesmas maupun dari rumah ke rumah.

"Kami selalu memberikan edukasi ke masyarakat apabila tergigit oleh anjing segera lukanya dibersihkan, dicuci menggunakan detergen dan setelah itu langsung diantar ke puskesmas untuk mendapatkan VAR," kata Aventinus.

Dia menambahkan ada 10 kasus gigitan sejak Januari hingga Mei 2023 di wilayah kerja Puskesmas Sita dan semua pasien telah mendapatkan VAR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.