Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset: Nafsu Makan Menurun Saat Melihat Orang Makan Junk Food

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 11:08 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bagaimana kampanye diet dapat membantu Anda makan lebih sedikit?

Dalam penelitian berikutnya, kami menguji apakah kami dapat menggunakan temuan ini untuk mempromosikan pola makan sehat. Kami memprediksi bahwa kampanye promosi makan sehat yang menekankan pada citra konsumsi yang tidak sehat akan memiliki efek yang lebih kuat pada pelaku diet. Kami merancang empat iklan untuk mendorong pola makan sehat:



Secara keseluruhan, 594 orang dewasa Amerika direkrut untuk berpartisipasi dalam studi online kami. Setiap peserta dipilih secara acak untuk melihat salah satu dari empat iklan. Kami kemudian meminta mereka untuk


"Bayangkan Anda akan makan camilan dan Anda membuka sekantong keripik. Ada 20 keripik di dalam kantong. Berapa banyak keripik kentang yang akan Anda makan SEKARANG?"

Orang-orang yang melihat kampanye yang mengharuskan mereka membayangkan diri mereka melahap kentang goreng mengindikasikan keinginan untuk makan lebih sedikit keripik dibandingkan mereka yang terpapar kampanye kentang goreng tanpa citra konsumsi. Mereka yang membayangkan diri mereka makan apel lebih cenderung menyerah pada keripik kentang daripada mereka yang membayangkan diri mereka makan kentang goreng.

Hasil ini bertentangan dengan praktik kebijakan publik saat ini yang bertujuan untuk mempromosikan pola makan sehat dengan mengandalkan gambar makanan bergizi. Namun, penelitian kami menunjukkan bahwa kampanye makan sehat harus menyertakan dan menggambarkan konsumsi makanan yang tidak sehat. Memang, para pelaku diet yang membayangkan diri mereka makan junk food secara sadar mengasosiasikannya dengan kegagalan untuk mencapai tujuan penurunan berat badan mereka.

Apa kesimpulan yang bisa diambil untuk Anda?

Saat ini orang-orang semakin memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Jika kamu adalah salah satu dari sekian banyak orang yang menetapkan diet dan pola makan yang lebih sehat sebagai resolusi nomor 1 untuk tahun 2023, saran kami untukmu adalah tahan keinginan untuk menutup mata ketika iklan yang tampaknya menggoda muncul.

Sebaliknya, libatkan diri Anda sepenuhnya dengan iklan tersebut, bayangkan bibir Anda menjangkau makanan yang dilarang. Menurut penelitian, cara ini dapat mengurangi kebiasaan makan Anda yang tidak sehat.

_Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggrisdari Universitas Bina Nusantara _The Conversation

Birau Mia, Associate Professor of Marketing, EM Lyon Business School dan Carolina O.C. Werle, Professor of Marketing, Grenoble École de Management (GEM)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

35 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.