Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gili Labak, Permata di Tenggara Madura

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Gili Labak, Permata di Tenggara Madura Doc: Istimewa

Kabupaten Sumenep tengah gencar mempromosikan Gili Labak yang cantik. Bukan hanya berpasir putih, pulau tenang ini memiliki terumbu karang yang luas, serta menawarkan berbagai atraksi seru.

Di sebelah tenggara Pulau Madura menyembul pulau kecil cantik yang menyendiri bernama Gili Labak. Berada di wilayah Kabupaten Sumenep, gili atau pulau dengan luas hanya 5 hektare ini telah menjadi tujuan wisata bahari andalan di Madura disamping beberapa pulau lain seperti Gili Iyang yang kaya oksigen.

Karena cukup kecil, untuk mengelilingi pulau ini hanya perlu waktu 30 menit saja. Meski mungil. pulau ini dikelilingi oleh kawasan terumbu karang yang luasnya 3 kali lipat lebih dari luas pulaunya. Warna laut yang bergradasi dari hijau toska lalu membiru di tengah adalah daya pikatnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep sejak 2018 gencar mempromosikan Gili Labak pada ajang Visit Sumenep 2018. Pemerintah menyadari pulau ini memiliki potensi untuk menjadi tujuan wisata berkelas karena keindahan yang dimiliki.

Pesonanya yang memikat membuat Gili Labak banyak didatangi para wisatawan. Melalui jasa travel, wisatawan bisa memilih paket wisataopen tripyang ditawarkan. Misalnya paket wisata satu hari dimulai dari Dermaga Kalianget berangkat pada pukul 04.00 WIB dan kembali 15.00 WIB ditawarkan seharga 200 ribu rupiah.

Dermaga Kalianget di Desa Lobuk, Tanjung Saronggi, dan Desa Kombang, memang menjadi tempat terdekat menuju Gili Labak. Jaraknya hanya 19,7 kilometer. Untuk mencapainya bisa menggunakan jasa perahu tradisional. Alternatif lainnya adalah melalui Pelabuhan Gersik Putih, Kalianget Barat, berjarak sekitar 2 kilometer dari Pelabuhan Kalianget.

Cara paling murah untuk mencapai Gili Labak memang dengan open trip. Namun jika ingin langsung sendiri diperlukan biaya 80.000 rupiah untuk perjalanan pergi dan pulang dengan perahu nelayan tradisional. Sayangnya keberangkatannya harus menunggu penumpang lain hingga memenuhi kuota antara 8-10 orang. Jika tidak mau menunggu, maka ongkos yang perlu dikeluarkan sebesar 500 ribu rupiah untuk pulang dan pergi.

Perhitungan biaya berdasar besar kecilnya kapasitas kapal. Misalnya untuk kapal dengan berat 10 ton biaya sewanya adalah 800 ribu hingga 1 juta rupiah. Kapal dengan berat 15 ton dan kapasitas 60 orang, dibanderol 1 juta hingga 1,5 juta rupiah.

Setelah melakukan perjalan sekitar 2 jam, penumpang akan sampai di surga wisata bahari di Selat Madura. Di sini penumpang akan disambut dengan keramah-tamahan penduduknya meski tidak banyak orang yang tinggal di pulau ini.

Masuk dalam administrasi Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Gili Labak saat ini dihuni sekitar 105 penduduk yang berasal dari 37 kepala keluarga (KK). Ada sekitar 25 rumah, dengan fasilitas satu puskesmas, dan satu masjid.

Banyak penduduk yang bekerja di luar pulau untuk mendapatkan penghidupan yang lebih layak ketimbang menjadi nelayan yang menjadi mata pencarian utama. Namun kini dengan adanya wisatawan yang datang penduduk memiliki mata pencaharian alternatif seperti membuka warung dan menyewakan penginapan.

Karena merupakan rumah warga yang disulap, maka jangan berharap fasilitas mewah seperti hotel. Tamu akan mendapatkan tikar atau karpet. Jika ada ranjang, itu terbuat dari dipan kayu atau bambu, tanpa kasur. Tidak heran jika tarif yang ditawarkan hanya di sekitar 100.000 rupiah per malam.

Taman Wisata Laut

Kemewahan yang ditawarkan Gili Labak memang bukan pada penginapan, namun pantai berpasir putih yang menenangkan jiwa. Airnya yang sangat jernih bak batu kristal. Bahkan, perahu-perahu nelayan yang disandarkan tampak melayang di atas batu karang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.