Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelombang Covid Kembali Landa Tiongkok, Puncaknya Diperkirakan Juni

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 14:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gelombang Covid Kembali Landa Tiongkok, Puncaknya Diperkirakan Juni Doc: VOA/Reuters
Ket. Warga Beijing naik kereta bawah tanah pada jam sibuk pagi hari di tengah wabah Covid-19 pada 26 Desember 2022.

BEIJING - Tiongkok kembali dilanda gelombang kasus Covid-19 yang oleh pakar diperkirakan puncaknya akan terjadi pada Juni 2023 dengan 65 juta kasus per pekan.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (CDC) Kota Beijing menyebutkan bahwa selama 15-21 Mei terdapat 25.544 kasus Covid-19 di Ibu Kota atau empat kali lipat dibandingkan periode 24-30 April.

Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 96,5 persen diantaranya bersifat menyerang saluran pernapasan, kata CDC Kota Beijing seperti dikutip media lokal, Sabtu (27/5).

Di China tercatat lebih dari 2,1 juta kasus Covid secara nasional yang terjadi selama 1-30 April.

Sebanyak 2.217 di antaranya meninggal dunia, menurut Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Tiongkok.

Sementara itu, pakar penyakit pernapasan Prof Zhong Nanshan sebelumnya sudah mengingatkan bakal terjadinya gelombang kasus besar.

Menurut dia, gelombang kecil kasus Covid-19 pada akhir April dan awal Mei telah berhasil diantisipasi. Namun, pada Mei kasus akan memuncak menjadi sekitar 40 juta per pekan. Kemudian, dia memperkirakan pada akhir Juni akan mencapai 65 juta kasus per pekan dengan didominasi oleh varian XBB.

Sebelumnya, Zhong juga memperkirakan 85 persen penduduk Tiongkok telah terpapar Covid-19. Dengan demikian, sekitar 1,1 miliar hingga 1,2 miliar jiwa penduduk Tiongkok sudah tidak lagi memedulikan gejala Covid tersebut.

Dua jenis vaksin Covid-19 untuk melawan varian XBB telah disetujui oleh otoritas setempat, sedangkan tiga atau empat jenis lainnya menyusul.

"Dengan demikian Tiongkok akan menjadi yang terdepan dalam pengembangan vaksin yang lebih efektif," katanya.

Sejak 9 Desember 2022, otoritas Tiongkok menurunkan status penanganan Covid-19 sehingga lebih longgar dan sudah ada tidak ada lagi penguncian wilayah secara ketat jika ditemukan kasus positif seperti yang diterapkan sepanjang 2020-2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.