Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB: 676 Orang Tewas dalam Bentrokan di Sudan

📅 Selasa, 16 Mei 2023, 02:40 WIB | Oleh:
PBB: 676 Orang Tewas dalam  Bentrokan di Sudan Doc: AFP
Ket. Warga Mengungsi I Sejumlah warga dari Khartoum selatan, Sudan, bergegas memasuki sebuah bus mini untuk mengungsi pada Minggu (14/5). kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Minggu (14/5) melaporkan bahwa sedikitnya 676 orang tewas akibat bentrokan antara militer dan pasukan paramiliter di Sudan yang telah berlangsung selama sebulan.

KHARTOUM - Sedikitnya 676 orang tewas akibat bentrokan antara militer Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF), demikian lapor kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Minggu (14/5).

"Bentrokan antara Angkatan Bersenjata Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat telah berlangsung selama 30 hari beruntun, terutama di dalam dan sekitar Khartoum, menewaskan sedikitnya 676 orang dan melukai 5.576 orang lainnya," kata OCHA.

Menurut laporan tersebut, lebih dari 936.000 orang telah menjadi pengungsi baru akibat konflik itu sejak 15 April, termasuk sekitar 736.200 pengungsi internal, dan sekitar 200.000 orang yang mengungsi ke negara-negara tetangga.

Sejak bentrokan itu meletus pada pertengahan April lalu, penduduk Khartoum, ibu kota Sudan, mengalami kekurangan pangan yang parah, terutama setelah puluhan pabrik dijarah dan dibakar.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), diperkirakan sekitar 15,8 juta warga Sudan, atau sekitar sepertiga populasi Sudan, akan membutuhkan bantuan kemanusiaan pada 2023, dan angka tersebut kemungkinan akan meningkat sebagai dampak dari perang.

Pada 11 Mei lalu, pihak-pihak yang bertikai di Sudan menandatangani Deklarasi Komitmen untuk Melindungi Warga Sipil Sudan di kota pelabuhan Jeddah, Arab Saudi, guna memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan darurat dan menjamin evakuasi yang aman bagi warga sipil. Namun, kedua belah pihak saling tuding telah melanggar kesepakatan tersebut dan melanjutkan bentrokan bersenjata.SB/Ant/Xinhua/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.