Kampung Adat Badui Dipadati Wisatawan dari Jakarta dan Banten
📅 Senin, 15 Mei 2023, 08:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Mansur
LEBAK - Wisatawan dari sejumlah daerah di Provinsi Banten dan DKI Jakarta memadati kawasan masyarakat adat Badui,Minggu (14/5), untuk menikmati panorama alam di Pegunungan Kendeng.
Berdasarkan pantauan, Minggu (14/5) sore, ribuan wisatawan memadati rumah-rumah warga Badui di Kampung Kadu Satu sampai Kadu Ketug III sambil duduk-duduk beristirahat setelah menempuh perjalanan selama enam jam dari permukiman Badui Dalam.
Mereka kebanyakan wisatawan menuju permukiman Kampung Badui Dalam, seperti Kampung Cibeo, Cikawartana dan Cikeusikuntuk menginap, Sabtu (13/5).
"Kami merasa senang berjalan kaki selama enam jam dari Ciboleger hingga Kampung Badui Dalam," kata Ida (35), seorang wisatawan warga DKI Jakarta saat ditemui di Kadu Kerug I, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, dirinya mengunjungi kawasan permukiman Badui Dalam bersama rombongan kantor untuk menikmati panorama alam.
Panorama alam kawasan Badui masih asri dan lestari dengan pepohonan hijau, juga topografinya perbukitan, pegunungan dan banyak ditemukan jalan curam dan tebing.
"Kami berangkat dari Badui Dalam pukul 08.30 WIB dan tiba di Kampung Kadu Ketug pukul 04.00 WIB dengan jalan santai serta makan dalam perjalanan," kata Ida.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, dirinya kali pertama mengunjungi kawasan Badui dan mengasyikkan karena berjalan memintasi tebing, curam dan perbukitan.
Perjalanan selama enam jam ke pemukiman Badui Dalam cukup melelahkan juga menyehatkan.
Meskipunperjalanan menempuh jarak 13 kilometer dari Terminal Ciboleger, namun bisa kembali dengan selamat.
"Beruntung, rombongan ke permukiman Badui itu kebanyakan usia mudadan tidak ada mengidap penyakit jantung dan darah tinggi," katanya menjelaskan.
Begitu juga Nisa (35), wisatawan dari Tangerang mengaku dirinya bersama rombongan menginap di Kampung Badui Dalam dengan jalan kaki dari Kampung Kadu Ketug ke Kampung Cibeo di kawasan permukiman Badui.
"Kami merasa senang mengunjungi kawasan permukiman Badui dengan jalan setapak menembus perbukitan dan banyak curam yang membahayakan," katanya pula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!