Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur M Ridwan Kamil Sebut JMSC Hadir untuk Lindungi Pekerja Migran Asal Jawa Barat

📅 Senin, 15 Mei 2023, 18:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur M Ridwan Kamil Sebut JMSC Hadir untuk Lindungi Pekerja Migran Asal Jawa Barat Doc: ANTARA/Humas Pemda Jawa Barat
Ket. Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil (tengah), Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor (kiri) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jabar Rachmat Taufik Garsadi (kanan), seusai launching LTSA PMI Jawa Barat atau JMSC, di Bandung, Senin (15/5).

BANDUNG - Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) PMI Jawa Barat atau yang dikenal dengan nama sistem manajemen Jabar Migrant Service Centre (JMSC), resmi diluncurkan di Kota Bandung, Senin (15/5).

Layanan ini hadir sebagai upaya pemerintah untuk melindungi pekerja migran asal Jawa Barat (Jabar), yang dapat diakses melalui kanal SiJuara dalam aplikasi SapaWarga.

"Dengan adanya program ini, pemerintah dapat menyediakan berbagai layanan yang terkoordinasi dan terintegrasi, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan hukum. Sehingga PMI atau Pekerja Migran Indonesia dapat memperoleh hak-hak mereka dengan lebih mudah dan cepat," kata Gubernur Jabar M Ridwan Kamil, seusai peluncuran LTSA PMI Jawa Barat atau JMSC, di Kota Bandung.

Gubernur Ridwan Kamil meyakini bahwa kolaborasi dalam melaksanakan pelayanan publik, seperti pelayanan dan pelindungan pekerja migran Jabar Migrant Service Center dapat menjadi model dalam upaya mewujudkan tujuan besar dari tata kelola ketenagakerjaan di Provinsi Jabar.

"Jadi kami merilis sebuah inovasi pelayanan terpadu satu atap untuk pekerja migran Indonesia asal Jawa Barat," imbuh dia.

Di dalamnya ada informasi kerja di luar negeri, ada info lembaga-lembaga yang bisa dijadikan mitra, dan juga ada tentang tata cara jika PMI menghadapi masalah harus minta perlindungan ke mana.

Gubernur Jabar menuturkan dalam aplikasi ini pun terpampang lowongan pekerjaan yang perlu diketahui oleh calon pekerja. Dia pun mengatakan dalam aplikasi ini para pencari kerja diarahkan untuk bekerja lewat pihak resmi yang memiliki prosedur resmi untuk penyaluran pekerja di luar negeri.

Semenjak tahun 2021, katanya, Provinsi Jabar telah mengembangkan desain tata kelola pekerja migran Indonesia asal Jabar berkolaborasi dengan GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit Gmbh).

GIZ adalah institusi milik Pemerintah Federal Jerman, di bidang kerja sama internasional, untuk pembangunan berkelanjutan dengan melakukan beberapa kegiatan.

Aplikasi ini pun menyusun 10 top job positions bagi pekerja migran Indonesia asal Jabar, di antaranya caregiver, nurser, housekeeper, desainer multimedia, web developer dan cyber security, yang saat ini jabatan tersebut diminati dan dibutuhkan oleh negara penempatan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jabar, Rachmat Taufik Garsadi, menuturkan di masa yang akan datang diharapkan akan terjadi shifting penempatan pekerja Jabar ke luar negeri, dari sektor informal menjadi sektor formal.

Lalu peremajaan usia pekerja yang ditempatkan, peningkatan remunerasi dengan lebih besarnya tenaga berkeahlian yang ditempatkan, serta membangun sistem pelindungan yang paripurna secara terintegrasi.

"Dan saat ini sistem manajemen JMSC sudah terintegrasi dengan aplikasi SapaWarga. Seluruh strategi ini kami sebut sebagai smart migration," kata Rachmat Taufik Garsadi.

Dia mengatakan hal ini pun untuk mengurangi pengangguran terbuka, terutama mengurangi PMI yang diberangkatkan tanpa prosedur yang sesuai peraturan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.