Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kecelakaan Guci, Pemkot Tangsel Siapkan RS untuk Warganya yang Jadi Korban

📅 Senin, 08 Mei 2023, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kecelakaan Guci, Pemkot Tangsel Siapkan RS untuk Warganya yang Jadi Korban Doc: antara
Ket. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat berada di Tegal Jawa Tengah untuk melihat kondisi warganya yang alami kecelakaan di objek wisata Guci, Minggu.

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan Banten menyiapkan dua rumah sakit untuk perawatan warga yang alami luka ringan dan berat akibat insiden kecelakaan bus terguling di wisata Guci Tegal, Jawa Tengah.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di Tangerang Senin menuturkan kedua rumah sakit yang disiapkan untuk perawatan para korban adalah di RSU Pamulang dan RSU Serpong Utara.

"Bagi warga yang masih membutuhkan perawatan nantinya bisa ditangani di kedua RSU yakni Pamulang dan Serpong Utara," kata Wali Kota Benyamin dalam keterangannya.

Ia menjelaskan Pemkot Tangerang Selatan telah mengirimkan tenaga kesehatan ke Tegal setelah adanya informasi kejadian tersebut.

Dinas Kesehatan mengirimkan mobil ambulans untuk mengevakuasi warga dari Tegal ke Tangerang Selatan untuk dilakukan perawatan.

Dari kejadian kecelakaan tersebut, lanjut Wali Kota Benyamin, ada sejumlah warga yang alami luka ringan dan berat. Sementara satu orang meninggal dunia telah dikebumikan oleh keluarganya.

"Kami akan urus semua, termasuk korban yang meninggal dunia dan warga luka-luka," kata Wali Kota.

Wali Kota Benyamin menuturkan berdasarkan informasi yang diperoleh, ada 107 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dan dibagi dalam dua bus dengan masing - masing berisi 53 dan 54 orang. Peserta merupakan warga Kampung Kayu Gede, Serpong Utara.

Lalu bus yang mengalami terguling pada hari Minggu (7/5) pagi di objek wisata Guci Tegal, diketahui yang berisi 54 orang. Namun saat peristiwa terjadi, tidak semua orang berada di dalam bus sebab sebagian sedang berada di luar beristirahat.

"Saat kejadian itu sedang beristirahat. Jadi tak semua ada di dalam bus. Ada yang sedang makan, ke toilet dan sebagainya," ujarnya.

Namun ada juga sebagian penumpang yang ternyata sudah masuk ke dalam bus. Terhitung, ada 36 orang saat insiden bus tersebut terguling. Akibatnya, satu orang meninggal dunia, 30 orang alami luka ringan dan lima lainnya luka berat.

Untuk yang alami luka ringan seperti lecet di bagian tubuh, mengalami sobek hingga yang alami patah pada bagian tangan serta kaki karena benturan saat bus terguling.

Lalu untuk yang luka berat karena adanya benturan di kepala sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut sebab harys CT-Scan dan sebagainya. Kemudian untuk korban meninggal atas nama Maja berusia 60 tahun telah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Perlu diketahui, rombongan yang mengalami kecelakaan dan berada di dalam bus tersebut yakni peziarah dari jamaah majelis taklim, Masjid Baitul Hanif, Paku Jaya Serpong Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.