Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Gencar Kritik Kesepakatan Kerja Sama Keamanan AS-Korsel

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Gencar Kritik Kesepakatan Kerja Sama Keamanan AS-Korsel Doc: NK News/KCNA
Ket. Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Il.

SEOUL - Media pemerintah Korea Utara pada Jumat (5/5) kian gencar menyampaikan kritik Pyongyang terhadap kesepakatan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat yang baru-baru dicapai kedua negara mengenai perlunya memperluas upaya pencegahan.

Mengutip artikel yang dimuat media massa Tiongkok, Kantor Berita Korea Utara (KCNA) menyebut kesepakatan itu akan menciptakan struktur Perang Dingin baru di Asia Timur Laut dan meningkatkan risiko terjadinya konfrontasi di kawasan ini.

KCNA juga mengisyaratkan bahwa Korea Utara bisa melancarkan provokasi lebih sering lagi jika Korea Selatan dan Amerika Serikat meningkatkan kemampuan deterens(penangkalan) terhadap Pyongyang.

Presiden Korea SelatanYoon Suk Yeol dan Presiden Amerika SerikatJoe Bidenpekan lalu menggelar KTT di Washington. Mereka mengumumkan penerapan Deklarasi Washingtonmengenai upaya memperkuat deterensterhadap ancaman Korea Utara, termasuk dengan menggelarkapal selam berpeluru kendali nuklir (SSBN) ke Korea Selatan.

"Ini hanya meningkatkan bahaya perang yang jauh dari upaya memajukan keamanan, bukan?" lapor KCNA.

"Akankah Korea Utara mengendurkan sikapnya atau justru mengembangkan nuklir dan rudal yang lebih dahsyat, di tengah seringnya Amerika Serikat mengerahkan aset-aset nuklirnya di Korea Selatan?" kata KCNA.

Laporan KCNA pada Jumat itu adalah aspek terbaru dari kian sengitnyaKorea Utara mengkritik Korea Selatandan Washingtonsetelah Presiden Yoon dan Bidenmembuat kesepakatan itu.

Kim Yo-jong, adik pemimpin Korea UtaraKim Jong-un, mengeluarkan respons pertama Korut terhadap KTT Yoon-Biden Sabtu lalu. Dia memperingatkan bahwa Korea Utarabisa mengambil tindakan "lebih tegas" untuk mengatasi perubahan lingkungan keamanan.

Pada Rabu, KCNA melaporkan kaum muda Korea Utara menggelar unjuk rasa sembari membakar patung yang melambangkan "penjajah dan provokator", yang tampaknya ditujukan kepada Yoon dan Biden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.