Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nadiem: Maknai Hardiknas 2023 dengan Semangat Merdeka Belajar

📅 Rabu, 03 Mei 2023, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nadiem: Maknai Hardiknas 2023 dengan Semangat Merdeka Belajar Doc: kemdikbud.go.id

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menyatakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 harus dimaknai dengan semangat meneruskan Merdeka Belajar.

"Sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang telah diluncurkan Kemendikbudristek kini semakin mendekatkan pendidikan pada cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara," kata Nadiem saat memimpin upacara peringatan Hardiknas 2023 di Jakarta, Selasa (2/5).

Nadiem menuturkan selama tiga tahun terakhir sudah terdapat perubahan dalam dunia pendidikan di Indonesia berkat transformasi yang dilakukan melalui program Merdeka Belajar. Ia pun menjelaskan bahwa sudah ada 24 episode Merdeka Belajar yang telah diluncurkan Kemendikbudristek selama tiga tahun dan mampu membawa dampak positif pada dunia pendidikan di Indonesia.

Bahkan menurut dia, transformasi pendidikan melalui program Merdeka Belajar semakin mendekatkan pendidikan pada cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik.

Cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara tersebut bertujuan agar peserta didik mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan anggota masyarakat.

Nadiem melanjutkan, anak-anak Indonesia kini bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran yang dinilai lebih holistik oleh gurunya sendiri.

"Para kepala sekolah dan kepala daerah juga kini lebih mudah melakukan pemantauan pelaksanaan pendidikan," ujar dia.

Dahulu kepala sekolah dan kepala daerah kesulitan memonitor kualitas pendidikannya namun sekarang dapat menggunakan data asesmen nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

Selain itu, kurikulum Merdeka Belajar juga menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakteristik dan kompetensi termasuk ketika seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang kini fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

"Adik-adik mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas, sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka," tutur Nadiem.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...
Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.