Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“May Day' Momentum Memperluas Kesempatan Kerja

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
“May Day' Momentum Memperluas Kesempatan Kerja Doc: ISTIMEWA
Ket. JOKO WIDODO Presiden RI - Pemerintah terus berusaha meningkatkan jumlah investasi karena itu akan memperluas kesempatan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan buruh dan tenaga kerja.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak segenap pemangku kepentingan untuk memanfaatkan peringatan "May Day" atau Hari Buruh Internasional 2023 sebagai momentum melakukan setidaknya empat hal, salah satunya dengan memperluas kesempatan kerja.

Jokowi saat menyampaikan ucapan Selamat Hari Buruh Internasional 2023 dari Istana Kepresidenan Bogor yang disiarkan di kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Senin (1/5), mengatakan momentum "May Day" harus dimanfaatkan untuk terus memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja, melindungi hak buruh dan pekerja, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional.

Presiden juga menekankan pentingnya melanjutkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, baik melalui pengembangan pendidikan vokasional maupun peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Kepala Negara sempat mencontohkan program prakerja dan balai latihan kerja yang selama ini dilakukan pemerintah, industri, serta masyarakat umum sebagai salah satu langkah yang harus terus dipertahankan.

"Upaya upskilling dan reskilling buruh dan tenaga kerja terus dilakukan melalui program prakerja, serta melalui Balai Latihan Kerja yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, dan industri," kata Jokowi.

Pemerintah, kata Presiden, terus berusaha meningkatkan jumlah investasi dari dalam dan luar negeri karena akan memperluas kesempatan kerja, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan buruh dan tenaga kerja di Indonesia. "Sekali lagi, Selamat Hari Buruh Internasional 2023," kata Presiden diakhir sambutannya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, seperti yang dikutip dari Antara menilai peringatan "May Day" kali ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan sinergi elemen ketenagakerjaan.

"Peringatan ini merupakan momentum untuk meningkatkan rasa persaudaraan, kebersamaan, soliditas, sinergi elemen ketenagakerjaan yang terdiri dari unsur pemerintah, organisasi pekerja, dan pengusaha," kata Menaker.

Puncak perayaan Hari Buruh Internasional juga mempertemukan pimpinan konfederasi, federasi, perwakilan pekerja atau buruh, serta pengusaha. "Jadi, hari buruh itu bukan lagi miliknya buruh semata, tetapi juga dirasakan pengusaha, dan pemerintah akan memfasilitasi bagaimana mengekspresikan kebahagiaan dari teman-teman serikat pekerja, serikat buruh," kata Ida.

Belum Bekerja

Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, mengapresiasi pesan Presiden di Hari butuh. Presiden Jokowi mengingatkan bahwa tanggung jawab pemerintah bukan hanya memikirkan kesejahteraan para buruh yang sudah bekerja dengan menaikkan upah mereka setinggi tingginya yang membuat membuat investor lari.

"Pemerintah juga harus memperjuangkan kesejahteraan para buruh yang saat ini belum mendapatkan pekerjaan," kata Piter.

Pemerintah, katanya, harus membuka lapangan kerja seluas-luasnya dengan cara mendorong investasi yang sebesar-besarnya. Kemudian, memberikan insentif atau kemudahan investasi, membangun berbagai infrastruktur, dan memperluas kawasan-kawasan industri.

Setiap tahun, kata Piter, angkatan kerja bertambah lebih kurang 3-4 juta jiwa. Mereka membutuhkan pekerjaan. "Pemerintah harus menciptakan lapangan kerja untuk sekurang-kurangnya 3 sampai 4 juta tersebut. Tidak mungkin itu terwujud kalau tidak ada investasi baru, tidak ada pabrik-pabrik baru," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.