Studi Dunia Nyata Pertama Tunjukkan AI Tingkatkan Produktivitas Pekerja sebesar 14 Persen
📅 Selasa, 25 Apr 2023, 00:06 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Perusahaan yang sukses akan memiliki sistem insentif dan penghargaan yang mengakui bahwa para pekerja terbaik ini, apakah kinerja mereka dengan pelanggan tertentu terbukti lebih baik atau tidak daripada pekerja yang kurang terampil, menciptakan pengetahuan yang menjadi sandaran seluruh organisasi," tambahnya.
"Tidaklah berlebihan bagi mereka untuk memberi lebih banyak penghargaan kepada orang-orang itu karena sekarang keterampilan semacam itu diperkuat dan digandakan di seluruh organisasi. Sekarang pekerja top itu bisa mengubah seluruh organisasi," kata dia.
Brynjolfsson mencatat ini masih awal dalam studi AI generatif, dan penelitian ini bukanlah kata akhir, masih banyak yang harus dipelajari.
Beberapa pengamatan yang dihasilkan oleh percobaan lapangan tidak ditangkap oleh data, namun menunjukkan lusinan cara lain alat ini dapat segera membentuk kembali tempat kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara anekdot, manajer di perusahaan tidak lagi menghabiskan 20 hingga 30 jam per minggu untuk melatih karyawan, kata Ms Raymond, kemungkinan karena AI berfungsi sebagai pengganti.
Hal itu, pada gilirannya, dapat mengubah hubungan karyawan-manajer karena penyelia kemudian akan menghabiskan lebih sedikit waktu dengan bawahan langsung dan malah akan mengambil tim yang lebih besar.
Namun, kecepatan di mana AI generatif tampaknya mampu mengubah tempat kerja dalam sekejap, terutama dibandingkan dengan terobosan teknologi sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada segudang penelitian bahwa teknologi transformatif ini, seperti listrik atau mesin uap atau komputer, membutuhkan waktu puluhan tahun sebelum benar-benar mendorong produktivitas. Dalam kasus listrik, dibutuhkan waktu sekitar 30 tahun antara saat diperkenalkan ke pabrik dan saat Anda benar-benar melihat peningkatan produktivitas yang signifikan," kata Brynjolfsson.
"Jadi ada kekhawatiran, bahkan harapan, bahwa ini akan berlangsung selama bertahun-tahun atau satu dekade atau lebih," tambahnya.
"Namun fakta bahwa kami telah melihatnya dengan sangat cepat menunjukkan sesuatu tentang teknologinya, dan kemampuan kami untuk mengimplementasikannya serta mendapatkan hasil praktis jauh lebih cepat daripada yang kami lakukan di masa lalu."
Mengingat hasil awal ini, Brynjolfsson memiliki saran untuk pekerja dan eksekutif: Rangkullah teknologi ini.
"Mulailah bereksperimen dengannya dan pelajari apa yang bisa dilakukannya. Cari tahu mana yang paling efektif dan mana yang paling tidak efektif," katanya.
"Perusahaan harus memiliki program kilat untuk mendidik tenaga kerja mereka dan benar-benar mempercepatnya," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!