Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polusi Udara Membunuh 1.200 Anak Per Tahun

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Polusi Udara Membunuh 1.200 Anak Per Tahun Doc: ISTIMEWA
Ket. Awan uap yang sangat besar keluar dari cerobong asap pembangkit listrik tenaga batu bara di Niederaussem, Jerman bagian barat, beberapa waktu lalu.

KOPENHAGEN - Badan Lingkungan Uni Eropa, European Environment Agency (EEA), pada Senin (24/4), menyampaikan polusi udara masih menyebabkan lebih dari 1.200 kematian dini anak di bawah 18 tahun dalam setahun di seluruh Eropa dan meningkatkan risiko penyakit kronis di kemudian hari.

"Meskipun ada perbaikan baru-baru ini, tingkat polutan udara utama di banyak negara Eropa tetap berada di atas pedoman Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), khususnya di Eropa tengah-timur dan Italia," kata EEA setelah penelitian di lebih dari 30 negara, termasuk 27 negara anggota Uni Eropa.

Dikutip dari Gulf News, laporan itu tidak mencakup negara-negara industri utama Russia, Ukraina, dan Inggris, yang menunjukkan bahwa jumlah kematian keseluruhan di benua itu bisa lebih tinggi.

EEA mengumumkan November lalu bahwa 238 ribu orang meninggal sebelum waktunya karena polusi udara pada tahun 2020 di Uni Eropa, ditambah Islandia, Liechtenstein, Norwegia, Swiss, dan Turki.

"Polusi udara menyebabkan lebih dari 1.200 kematian dini per tahun pada orang di bawah usia 18 tahun di Eropa dan secara signifikan meningkatkan risiko penyakit di kemudian hari," kata badan tersebut.

Studi tersebut adalah yang pertama dari lembaga tersebut yang berfokus secara khusus pada anak-anak.

"Meskipun jumlah kematian dini pada kelompok usia ini relatif rendah dibandingkan total populasi Eropa yang diperkirakan oleh EEA setiap tahun, kematian di awal kehidupan menunjukkan hilangnya potensi masa depan dan datang dengan beban penyakit kronis yang signifikan, baik di masa kanak-kanak dan di kemudian hari," kata badan itu.

Tingkatan Kualitas Udara

Ini mendesak pihak berwenang untuk fokus pada peningkatan kualitas udara di sekitar sekolah dan pembibitan serta fasilitas olahraga dan pusat transportasi massal. "Setelah lahir, polusi udara ambien meningkatkan risiko beberapa masalah kesehatan, termasuk asma, penurunan fungsi paru-paru, infeksi saluran pernapasan, dan alergi," catat laporan tersebut.

Kualitas udara yang buruk juga dapat "memperparah kondisi kronis seperti asma, yang menimpa sembilan persen anak-anak dan remaja di Eropa, serta meningkatkan risiko beberapa penyakit kronis di kemudian hari saat dewasa".

Menurut angka yang dirilis Senin, 97 persen penduduk perkotaan pada tahun 2021 terpapar udara yang tidak memenuhi rekomendasi WHO.

EEA tahun lalu menggarisbawahi UE berada di jalur yang tepat untuk memenuhi targetnya mengurangi kematian dini sebesar 50 persen pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2005.

Pada awal 1990-an, partikel halus menyebabkan hampir satu juta kematian dini per tahun di 27 negara Uni Eropa. Itu turun menjadi 431 ribu pada tahun 2005.

Situasi di Eropa terlihat lebih baik daripada sebagian besar planet ini, kata WHO, yang menyalahkan polusi udara atas tujuh juta kematian secara global setiap tahun, hampir sama banyaknya dengan merokok atau pola makan yang buruk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.