Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Ingatkan Warga Hemat Air

📅 Kamis, 20 Apr 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Ingatkan Warga Hemat Air Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan (tengah) didampingi Kadiskominfo Kota Bogor Rahmat (kanan) saat berbincang bersama wartawan di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/4).

BOGOR - Selama ditinggal ke kampung halaman, warga diminta mengecek kembali aliran keran untuk memastikan tidak mengalir. Hal ini untuk menghemat air. Imbauan ini disampaikan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) --, Kota Bogor.

"Masyarakat jangan lupa mematikan meteran saat mudik agar tidak terjadi anomali biaya tagihan air karena berbagai kemungkinan gangguan alat selama ditinggalkan," ujar Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, yang dipantau Rabu (19/4).

"Seperti tahun lalu, kami selalu imbau untuk mematikan meteran air kalau mudik dan rumah kosong. Kalau tidak dimatikan, meteran ternyata tetap berjalan karena ada kerusakan dan lain-lain. Jangan sampai terjadi kasus anomali seperti itu," katanya.

Rino menyampaikan Perumda Tirta Pakuan pun tengah meningkatkan layanan pengaduan daring melalui aplikasi yang akan dialihkan ke website dan WhatsApp. Pengaduan masyarakat tentang layanan air bersih atau air minum saat ini sudah terintegrasi dengan aplikasi Sibadra. Pemudik yang cemas terhadap kondisi air, alirannya, serta perhitungan biaya yang anomali dapat melaporkannya.

"Jadi, kami sedang meningkatkan layanan pengaduan. Masyarakat bisa mudah dan cepat ditanggapi," ujarnya. Rino menyatakan dalam antisipasi kemungkinan anomali biaya, kerusakan alat saat ditinggal mudik, Tirta Pakuan juga menyiagakan petugas yang akan berkeliling untuk memantau aliran pipa dan meteran warga. Petugas akan memastikan segala kondisi alat dan pipa air minum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.