Bogor Ingatkan Warga Hemat Air
📅 Kamis, 20 Apr 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Linna Susanti
BOGOR - Selama ditinggal ke kampung halaman, warga diminta mengecek kembali aliran keran untuk memastikan tidak mengalir. Hal ini untuk menghemat air. Imbauan ini disampaikan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) --, Kota Bogor.
"Masyarakat jangan lupa mematikan meteran saat mudik agar tidak terjadi anomali biaya tagihan air karena berbagai kemungkinan gangguan alat selama ditinggalkan," ujar Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, yang dipantau Rabu (19/4).
"Seperti tahun lalu, kami selalu imbau untuk mematikan meteran air kalau mudik dan rumah kosong. Kalau tidak dimatikan, meteran ternyata tetap berjalan karena ada kerusakan dan lain-lain. Jangan sampai terjadi kasus anomali seperti itu," katanya.
Rino menyampaikan Perumda Tirta Pakuan pun tengah meningkatkan layanan pengaduan daring melalui aplikasi yang akan dialihkan ke website dan WhatsApp. Pengaduan masyarakat tentang layanan air bersih atau air minum saat ini sudah terintegrasi dengan aplikasi Sibadra. Pemudik yang cemas terhadap kondisi air, alirannya, serta perhitungan biaya yang anomali dapat melaporkannya.
"Jadi, kami sedang meningkatkan layanan pengaduan. Masyarakat bisa mudah dan cepat ditanggapi," ujarnya. Rino menyatakan dalam antisipasi kemungkinan anomali biaya, kerusakan alat saat ditinggal mudik, Tirta Pakuan juga menyiagakan petugas yang akan berkeliling untuk memantau aliran pipa dan meteran warga. Petugas akan memastikan segala kondisi alat dan pipa air minum.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!