Mi Ramen Kemasan Lebih Sulit Dicerna Lambung
📅 Rabu, 19 Apr 2023, 06:40 WIB | Oleh: Haryo BronoSindrom ini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di Amerika Serikat dan banyak negara lain di seluruh dunia karena prevalensinya yang meningkat.
Dalam penelitian di tersebut menggunakan subjek penelitian terdiri dari 3.397 mahasiswa (1.782 laki-laki; 1.615 perempuan) berusia 18-29 tahun yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Informasi konsumsi mi ramen diperoleh dari jawaban partisipan atas pertanyaan tentang frekuensi rata-rata konsumsi mi ramen mereka selama periode 1 tahun sebelum survei.
Hasil analisis statistik menggunakan model linier umum yang disesuaikan dengan usia, indeks massa tubuh, jenis kelamin, pendapatan keluarga, perilaku terkait kesehatan, dan faktor diet lain yang penting untuk risiko kardiometabolik. Penelitian ini menunjukkan hubungan positif antara frekuensi konsumsi mi ramen dan kadar trigliserida plasma, tekanan darah diastolik, dan kadar glukosa darah puasa pada semua subjek.
"Hasil kami menunjukkan bahwa konsumsi mi instan yang sering dapat dikaitkan dengan peningkatan faktor risiko kardiometabolik di antara mahasiswa yang tampak sehat berusia 18-29 tahun," kata penulis studi In Sil Huh dari Seoul National University Medical Research Center.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kardiometabolik merupakan sekumpulan kelainan metabolisme. Pada penelitian ini kelainan tersebut ditandai dengan lima kriteria yaitu obesitas abdominal, peningkatan kadar trigliserida, penurunan HDL-kolesterol, peningkatan kadar glukosa darah puasa, dan peningkatan tekanan darah.
Dibandingkan dengan kelompok dengan frekuensi konsumsi mi ramen paling rendah 1 per bulan, tingkat ratio hipertrigliseridemia pada kelompok dengan asupan kurang dari 3 kali per pekan adalah 2,639 atau 95 persen, untuk siswa laki-laki dan perempuan. Pada siswa perempuan, tekanan darah diastolik juga lebih tinggi di antara konsumen mi instan yang lebih sering.hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!