Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Pertanyaan yang Harus Dihindari Pelamar Saat Wawancara Kerja

📅 Senin, 17 Apr 2023, 14:10 WIB | Oleh:
5 Pertanyaan yang Harus Dihindari Pelamar Saat Wawancara Kerja Doc: Shutterstock
Ket. Ilustrasi.

Wawancara kerja adalah sarana bagi perusahaan dan pelamar kerja untuk saling mengenal. Selain menjelaskan lebih lanjut tentang kualifikasi dan pengalaman, serta menjawab pertanyaan dari pihak perusahaan, pelamar juga bisa memanfaatkan proses wawancara untuk mengenal lebih jauh mengenai perusahaan.

Proses wawancara seharusnya tidak menjadi sesi tanya jawab, itu harus menjadi percakapan. Mengajukan pertanyaan akan memberi Anda detail tambahan tentang perusahaan, peran, dan budayanya.

Meski begitu, tak semua pertanyaan yang timbul di benak Anda bisa Anda tanyakan ketika wawancara kerja. Sebaliknya, ada beberapa pertanyaan yang tidak pantas diajukan ketika wawancara.

Mengajukan pertanyaan yang salah dapat membuat Anda tampak tidak siap dan berpotensi memberi kesan negatif pada Anda sebagai kandidat.

Berikut lima pertanyaan yang sebaiknya Anda hindari untuk ditanyakan ketika wawancara kerja:

1. Berapa gaji untuk posisi tersebut?

Meski gaji adalah hak setiap karyawan, bertanya tentang gaji selama wawancara kerja dapat dianggap tidak sopan dalam beberapa situasi atau budaya tertentu. Bertanya tentang gaji selama wawancara kerja dapat terlihat seolah-olah Anda hanya tertarik pada uang, bukan pekerjaan itu sendiri. Hal ini dapat membuat pewawancara merasa bahwa Anda tidak terlalu peduli dengan perusahaan atau pekerjaan yang ditawarkan.

Bertanya tentang gaji terlalu dini dalam proses wawancara kerja dapat membuat Anda terlihat tidak sabar atau tidak memiliki minat yang tulus dalam pekerjaan itu. Sebaiknya tunggu sampai Anda menunjukkan kemampuan Anda terlebih dahulu dan terlihat cocok untuk posisi tersebut.

2. Perusahaan bergerak di bidang apa?

Tak ada salahnya bertanya tentang budaya kerja perusahaan yang Anda minati, tapi hindari pertanyaan umum seperti menanyakan di industri apa perusahaan berasal, kapan perusahaan berdiri dan lainnya. Pertanyaan ini akan membuat Anda hanya asal melamar dan tidak sepenuhnya tertarik dengan perusahaan. Pertanyaan umum seperti ini juga menunjukkan bahwa Anda tidak memiliki persiapan yang cukup sebelum wawancara kerja.

3. Apakah saya dapat mulai melamar peran lain di dalam perusahaan?

Bertanya tentang kemungkinan untuk melamar peran lain di dalam perusahaan selama wawancara kerja dapat memberikan kesan yang tidak tepat. Menanyakan perihal ini dapat memberikan kesan bahwa Anda tidak sepenuhnya fokus pada posisi yang Anda lamar saat ini. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan Anda diterima untuk posisi yang Anda inginkan.

Tak hanya itu, bertanya tentang peluang untuk melamar peran lain mungkin memberikan kesan bahwa Anda tidak memenuhi syarat atau tidak yakin dengan posisi yang Anda lamar saat ini.

4. Apakah Anda melakukan pemeriksaan latar belakang?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.