Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sungguh Kejam, Sekjen PBB Ngeri Lihat Video Eksekusi Brutal Tawanan Perang Ukraina

📅 Jumat, 14 Apr 2023, 05:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sungguh Kejam, Sekjen PBB Ngeri Lihat Video Eksekusi Brutal Tawanan Perang Ukraina Doc: ANTARA/Xinhua/HO-PBB
Ket. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara pada pertemuan pleno sesi khusus darurat ke-11 Majelis Umum PBB di markas besar PBB, New York, Rabu (22/2/2023).

New York - Sungguh kejam. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengaku ngeri melihat video pemenggalan kepala seorang tawanan perang Ukraina. Dia menuntut para pelaku dimintai pertanggungjawaban.

"Sayangnya ini bukan insiden yang terpisah," kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, kepada wartawan pada Rabu waktu setempat.

Dia mengatakan misi pemantauan hak asasi manusia PBB di Ukraina terkejut oleh video yang sangat mengerikan yang beredar di media sosial itu. Misi PBB ini mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran hukum humaniter internasional, termasuk yang dilakukan terhadap tawanan perang dalam laporannya baru-baru ini.

''Pelanggaran sekecil apa pun harus diusut tuntas dan pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban,'' kata Dujarric.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengutuk pemenggalan tersebut dan bersumpah untuk menghukum para pelakunya.

Menyamakan Rusia dengan ISIS, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyebut Rusia lebih buruk daripada kelompok teroris itu.

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan keaslian video itu harus diperiksa sebelum menarik kesimpulan.

''Tentu saja, ini video yang mengerikan,'' kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.