AS Berikan Indonesia Hibah 649 Juta Dollar AS untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan Perempuan
📅 Jumat, 14 Apr 2023, 14:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: BenarNews/Reuters/Ken Cedeno
WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) pada Kamis (13/4) menandatangani hibah senilai 649 juta dollar ASuntuk membantu Indonesia dalam pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi bagi perempuan dan transisi ke energi bersih.
Kesepakatan hibah lima tahun dari Millennium Challenge Corporation (MCC) pemerintah AS untuk infrastruktur dan keuangan Indonesia itu sebelumnya telah dinegosiasikan oleh para pemimpin kedua negara di sela-sela pertemuan G20 di Bali pada November lalu.
"Kemitraan antara kedua negara mewakili keyakinan mereka dalam pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh inovasi," kata Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, yang juga wakil ketua MCC, badan independen pemerintah AS yang bekerja untuk mengurangi kemiskinan global.
"Kesepakatan 649 juta dollar AS dengan Indonesia ini merupakan penggunaan katalitik dari dana hibah untuk meningkatkan infrastruktur, meningkatkan akses ke keuangan, dan mempromosikan pemberdayaan ekonomi perempuan," kata Yellen pada upacara penandatanganan hibah di gedung Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh MCC.
"Saya sangat senang bahwa kesepakatan ini juga mendukung kemitraan transisi energi yang adil dengan Indonesia. Ini adalah contoh bagus dari kemitraan antara kedua negara kita dan bukti dedikasi AS terhadap aksi iklim yang berani dan berdampak serta ambisi iklim Indonesia yang serius," imbuh dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kesepakatan infrastruktur dan ekonomi Indonesia itu terdiri dari proyek transportasi, usaha kecil dan menengah milik perempuan dan infrastruktur sektor swasta. Kesepakatan tersebut mencakup tambahan kontribusi 49 juta dollar AS dari pemerintah Indonesia.
"Indonesia mengambil tindakan penting untuk membangun lingkungan keuangan yang kuat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan semua orang," kata Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, yang hadir pada upacara penandatanganan hibah di Washington DC.
"Saya senang melihat bagaimana upaya bersama kita akan terus memperkuat ketahanan ekonomi bagi generasi Indonesia saat ini dan mendatang," imbuh dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Termasuk hibah yang ditandatangani Kamis, MCC akan bekerja sama dengan Indonesia dalam proyek-proyek senilai total lebih dari 1 miliar dollar AS, kata Kepala Eksekutif MCC, Alice Albright.
"Perjanjian yang ditandatangani hari ini akan fokus pada keberlanjutan dan skalabilitas, meningkatkan ketahanan negara terhadap perubahan iklim dan guncangan eksternal lainnya sambil menciptakan lebih banyak peluang bagi pemilik bisnis untuk mengakses modal pasar," ucap Albright, menurut pernyataan tersebut.
Proyek Kunci
Hibah AS itu bertujuan untuk memberikan akses pada pembiayaan untuk proyek-proyek mempekerjakan banyak orang tetapi mengalami kesulitan dalam mendapatkan pendanaan. Selain itu juga untuk menyediakan dana bagi proyek infrastruktur sektor swasta kecil.
Meskipun Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan sejak tahun 1990-an, struktur keuangan yang ada seringkali menghalangi usaha kecil untuk mengakses keuangan yang mereka butuhkan untuk tumbuh, kata MCC di situs webnya. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia mempekerjakan hampir 97 persen tenaga kerja nasional dan menyumbang sekitar 57 persen dari total PDB.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!