Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjualan Eceran Diperkirakan Meningkat pada Maret 2023

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 20:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjualan Eceran Diperkirakan Meningkat pada Maret 2023 Doc: ANTARA/REUTERS/ Ajeng Dinar Ulfiana.
Ket. Logo Bank Indonesia terlihat di kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 2 September 2020.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan penjualan eceran secara tahunan meningkat pada Maret 2023, yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2023 sebesar 215,2, atau tumbuh 4,8 persen (year on year/yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (12/4), mengatakan IPR Maret 2023 tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 0,6 persen (yoy).

Kinerja penjualan eceran yang meningkat itu didorong oleh pertumbuhan kelompok makanan, minuman dan tembakau, barang budaya dan rekreasi, serta subkelompok sandang, sementara kelompok peralatan informasi dan komunikasi juga tercatat membaik dari bulan sebelumnya meski masih berada dalam fase kontraksi.

Erwin menuturkan secara bulanan, penjualan eceran diperkirakan tumbuh positif sebesar 7 persen (month to month/mtm), setelah pada bulan sebelumnya berada pada fase kontraksi sebesar 3,4 persen (mtm).

Peningkatan terjadi pada seluruh kelompok, terutama pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, barang budaya dan rekreasi, serta makanan, minuman dan tembakau seiring dengan periode bulan Ramadan 1444 H, strategi potongan harga yang dilakukan ritel, serta kelancaran distribusi yang mendorong peningkatan permintaan domestik.

Pada periode Februari 2023, IPR tercatat 201,2 atau secara tahunan tumbuh positif 0,6 persen (yoy), membaik dibandingkan dengan bulan sebelumnya terkontraksi 0,6 persen (yoy). Peningkatan atau perbaikan terjadi pada mayoritas kelompok, terutama subkelompok sandang serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Secara bulanan, penjualan eceran menunjukkan perbaikan meski masih berada pada fase kontraksi. Perbaikan terutama terjadi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, subkelompok sandang, dan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya seiring dengan permintaan yang masih terjaga.

Dari sisi harga, responden memperkirakan tekanan inflasi pada Mei dan Agustus 2023 akan mengalami penurunan. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Mei dan Agustus 2023 masing-masing tercatat sebesar 130,3 dan 128,1, lebih rendah dari 145,1 dan 133,5 pada periode sebelumnya.

Penurunan tersebut sejalan dengan telah berlalunya periode bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H, serta kelancaran distribusi barang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.