Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang Parsel Kewalahan Layani Pesanan

📅 Rabu, 12 Apr 2023, 04:00 WIB | Oleh:
Pedagang Parsel Kewalahan Layani Pesanan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Toko parsel di Jalan Sultan Hasanudin, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

BEKASI - Setelah krisis pesanan selama pandemi, kali ini para pedagang parsel boleh dikata sangat laris, bahkan kewalahan melayani orderan dari pemesan menjelang Idul Fitri.

"Dua pekan sebelum Lebaran paling banyak lima parsel sehari. Sekarang rata-rata sehari terjual lebih dari 10 paket. Bahkan, pesanan sudah di atas 30 parsel untuk diambil mendatang," kata pemilik toko parsel Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, Kabupten Bekasi, Ance Desner (47), yang dipantau Selasa (11/4).

Ance mengatakan pemesan parsel tidak hanya berasal dari Kabupaten Bekasi, tapi juga dari Bogor, Tangerang, dan Jakarta. Jenis parsel yang dipesan juga sangat bervariasi mulai dari parsel seharga 100 ribu hingga 1,8 juta. Dia membebaskan para pemesan untuk mengorder isi parsel sesuai dengan keinginan pelanggan baik makanan ringan maupun perlengkapan ibadah.

"Jadi, isi parsel ada yang request. Ada juga beli langsung yang sudah jadi. Tapi, kebanyakan membeli langsung parsen yang sudah jadi," jelasnya. Ance bahkan harus menambah jumlah karyawan mengantisipasi tingginya permintaan pesanan parsel menjelang Lebaran tahun ini. Sebab, dia cukup kewalahan bila diurus sendiri.

"Tahun lalu jelang Lebaran ada sembilan karyawan, sekarang 12 orang. Kalau hari biasa malah kami tidak pakai karyawan, cuma berdua saja dengan bapak. Kalau tidak ada momentum Lebaran, tidak ada karyawan," ujar Ance. Lebih jauh, Ance memprediksi tingginya permintaan parsel juga dipengaruhi daya beli masyarakat yang berangsur pulih, setelah dua tahun lebih dilanda pandemi.

"Sejak tahun lalu sudah mulai naik pembelian parsel. Tahun lalu ada 1.000 parsel yang laku. Kalau sekarang sepertinya bisa sampai 1.500 parsel," ujarnya. Salah satu pembeli yang datang langsung ke toko, Adi (39), menuturkan membeli parsel untuk dibagikan kepada keluarga dan teman sebagai ucapan hadiah Lebaran.

Adi mengaku rutinitas bertukar parsel sebagai ucapan selamat Lebaran sudah dilakukan beberapa tahun. "Ini untuk dibagikan ke keluarga dan teman saja, buat ucapan selamat hari raya. Saya memang setiap tahun membeli parsel," ucap Adi.

Sementara itu, Pemkab Bekasi terus menggelar operasi pasar murah dengan sasaran warga terdampak banjir untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

"Operasi Pasar Murah diprioritaskan bagi warga terdampak banjir. Selain pasar murah, pemkab juga menggelar program mudik gratis," kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo. Dia mengatakan kegiatan operasi pasar murah dilaksanakan di kecamatan Cibitung, Pebayuran, dan Cikarang Utara pada 14 April.

"Operasi pasar berbentuk bazar murah menyediakan kebutuhan pokok warga," katanya. Gatot berharap kegiatan ini mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama ramadan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.