Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sosialisasi Alokasi Pupuk Subsidi Diminta Segera Dilakukan Dinas Pertanian Kulon Progo

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 22:36 WIB | Oleh:
Sosialisasi Alokasi Pupuk Subsidi Diminta Segera Dilakukan Dinas Pertanian Kulon Progo Doc: ANTARA/HO-Dokumen pribadi Yuliantoro
Ket. Komisi II DPRD Kulon Progo rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah di wilayah tersebut.

KULON PROGO - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Yuliyantoro meminta Dinas Pertanian dan Pangan setempat menyosialisasikan alokasi pupuk bersubsidi untuk setiap kelompok tani secara transparan.

Yuliyantoro di Kulon Progo, Selasa, mengatakan dalam rapat kerja Komisi II dengan Dinas Pertanian dan Pangan, dirinya meminta dalam penyaluran pupuk agar dilaksanakan secara transparan.

"Agen pupuk harus transparan kepada petani. Kami minta Dinas Pertanian dan Pangan menyosialisasikan ini," kata Yuliantoro.

Ia mengatakan rapat kerja dengan Dinas Pertanian mengenai keluhan masyarakat tentang pupuk, bahwa dinas menyampaikan memang terjadi pengurangan pupuk secara nasional dan berimbas di Kulon Progo.

Artinya kalau memang sudah sesuai dengan jatah berarti masih banyak kurang alokasi, terbukti setiap pihaknya mengadakan reses, bahkan di sosialisasi perda, persoalan pupuk selalu muncul.

"Dalam rapat kerja sampai kami minta dalam penyaluran pupuk agar dilaksanakan secara transparan. Dalam hal alokasi yang ada dalam kartu tani, yang berdasar RDKK," katanya.

Selain itu, ia meminta agen dan toko pertanian dalam melayani petani dalam hal ini pupuk, untuk menyediakan layar ke arah petani/ konsumen. Sehingga petani mengetahui pasti jatah pupuk masih berapa

"Mohon maaf harus kami sampaikan, karena masalah pupuk adalah masalah klasik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha memastikan alokasi pupuk subsidi jenis Urea dan NPK sepanjang 2023 ini aman.

Ia mengatakan adapun alokasi pupuk Urea sebanyak 9.086,47 ton dan NPK 8.387 ton.

"Pada 2023 ini, ketersediaan pupuk lebih aman. Hal ini dikarenakan ketersediaan pupuk lebih banyak sedangkan pemakainya sedikit," kata Aris.

Jumlah alokasi pupuk bersubsidi pada 2023 hanya NPK dan Urea aman. Komoditas yang menggunakan pupuk bersubsidi hanya ada sembilan, yakni padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, dan kakao.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.