Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Filipina Tegaskan Penambahan Pangkalan Militer AS Bukan untuk Aksi Ofensif

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Filipina Tegaskan Penambahan Pangkalan Militer AS Bukan untuk Aksi Ofensif Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi pangkalan Militer AS di Filipina

MANILA - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menegaskan bahwa empat lokasi tambahan yang akan digunakan untuk kesepakatan kerja sama peningkatan pertahanan (EDCA) dengan Amerika Serikat tidak akan menjadi titik untuk melancarkan aksi ofensif.

"Filipina tidak akan mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer untuk aksi ofensif apapun dan hanya akan menggunakannya ketika Filipina membutuhkan bantuan," kata Marcos dalam sebuah wawancara saat menghadiri acara peringatan Hari Nasional Keberanian ke-81 di Kota Pilar, Provinsi Bataan, Senin (10/4).

"Apa yang pemerintah sedang lakukan adalah terus berupaya memperkuat kemampuan keamanan kita untuk melindungi teritori republik ini," ucap Presiden Filipina itu.

Pada kesempatan tersebut, Marcos juga mengatakan bahwa lokasi tambahan untuk EDCA akan semakin memperkuat kemitraan antara Filipina dan AS di bidang keamanan yang telah terjalin sejak lama.

Menurut dia, lokasi tambahan itu juga akan memberikan kemudahan bagi AS untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh Filipina.

Mengutip situs Kedutaan Besar AS di Filipina, EDCA diratifikasi pada 2014 yang memungkinkan Filipina dan AS menggelar berbagai latihan militer bersama termasuk dalam operasi kemanusiaan.

Selain itu, EDCA juga memberikan akses kepada AS untuk menggunakan lokasi tertentu sebagai pangkalan militernya atas persetujuan Filipina.

"Semua lokasi baru ini pada dasarnya sudah ada dan beroperasi. Apa yang membedakannya kali ini ialah bahwa EDCA akan memungkinkan AS sebagai sekutu tunggal kita untuk segera datang dan memberikan segala macam bantuan yang dibutuhkan, khususnya dalam hal operasi penanggulangan bencana atau semacamnya," kata Marcos.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan bahwa Tentara Nasional Filipina telah meninjau sebanyak empat lokasi baru untuk EDCA yang dianggap layak dan dapat saling menguntungkan kedua pihak terutama dalam hal aksi tanggap bencana mengingat empat lokasi tersebut juga akan difungsikan sebagai pangkalan bagi operasi kemanusiaan.

Empat lokasi tersebut yaitu Pangkalan Laut Camilo Osias, Bandara Lal-lo, Kamp Melchor Dela Cruz, serta Pula Isabela dan Balabac.

Penambahan lokasi tersebut terjadi menyusul keputusan Presiden Marcos pada Februari lalu untuk mengizinkan tentara AS beroperasi di empat lokasi baru sebagai tambahan atas 5 lokasi yang selama ini sudah digunakan dalam kesepakatan EDCA.

Selain itu, tentara Filipina dan AS juga berencana untuk menggelar latihan militer gabungan terbesarnya pada April ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.