Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinta Nuriyah Ingatkan Masyarakat terkait Pentingnya Bhinneka Tunggal Ika

📅 Minggu, 09 Apr 2023, 14:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinta Nuriyah Ingatkan Masyarakat terkait Pentingnya Bhinneka Tunggal Ika Doc: antarafoto
Ket. Sinta Nuriyah Wahid

SURABAYA - Ibu Negara RI keempat Dr (HC) Sinta Nuriyah Wahid mengingatkan masyarakat terkait pentingnya Bhinneka Tunggal Ika dengan menggandeng seluruh elemen tanpa melihat latar belakang etnis ataupun agama di Indonesia.

"Saya pernah melaksanakan buka puasa di pasar, bahkan di gereja, karena Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia perlu digaungkan," kata istri mendiang Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam keterangannya, di Surabaya, Sabtu.

Sinta mengungkapkan dirinya telah lama berpindah dari pintu ke pintu untuk melaksanakan sahur bersama. Dari kegiatan itu dia ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Muslim berpuasa.

"Ini saya lakukan agar masyarakat Muslim di Indonesia merasakan ibadah Bulan Ramadhan dengan memupuk rasa persaudaraan," katanya.

Lebih lanjut ibunda dari Yenny Wahid ini menilai masih banyak orang berpuasa hanya sekadar untuk menggugurkan kewajiban sebagai Muslim.

Ia mengatakan sahur bersama adalah langkah untuk mengingatkan sesama saudara Muslim agar menyadari apakah puasa yang dijalankan sudah baik atau belum.

"Dibanding saya mengadakan buka bersama tapi peserta tidak berpuasa, alangkah baiknya saya mengadakan sahur bersama agar mereka terpacu untuk puasa," kata Sinta.

Sinta juga mengingatkan petuah hidup yang selalu dipegang dan digaungkan Gus Dur mengenai keberagaman. "Keberagaman adalah kekuatan jati diri bangsa yang tidak boleh dihilangkan," ujarnya.

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Pengembangan Kemahasiswaan Ditmawa ITS Dr Eng Yeyes Mulyadi mengatakan dialog kebangsaan diselenggarakan untuk menciptakan atmosfer ITS sebagai kampus yang cinta keberagaman.

Sosok Sinta Nuriyah merepresentasikan bahwa pendidikan itu tak hanya berbicara soal ilmu tetapi juga nilai yang dijunjung. "Penting untuk mengembangkan nilai Pancasila dengan memupuk nilai gotong royong dan toleransi di lingkungan kampus," kata dia.

Ke depan Yeyes berharap langkah kecil ini dapat menciptakan ekosistem kebangsaan dan persatuan di ITS. Nantinya, kegiatan ini akan terus diadakan dengan mengundang tokoh nasional maupun tokoh lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.