Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Praktik Prostitusi Terselubung Berkedok Warung Kopi di Trenggalek

📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Praktik Prostitusi Terselubung Berkedok Warung Kopi di Trenggalek Doc: istimewa
Ket. Polisi membawa keluar tersangka WR bersama tersangka kasus lain keluar dari ruang tahanan menuju lokasi gelar perkara di Mapolres Trenggalek

Trenggalek, Jawa Timur - Aparat Kepolisian Resort Trenggalek membongkar praktik prostitusi terselubung berkedok warung kopi di sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi Trenggalek, Jawa Timur.

"Satu orang mucikari berinisial WR (35) kami 'amankan' (tangkap dan tahan)," kata KBO Reskrim Polres Trenggalek Iptu Hanik Setyo Budi di Trenggalek, Jumat (7/4).

Selain mengamankan WR, polisi juga mengamankan saksi LL (36) warga Kecamatan Garum Kabupaten Blitar beserta sejumlah barang bukti.

Kepada petugas, lanjut Hanik, WR mengaku belum lama menjalankan bisnis esek-esek tersebut.

Dia mengaku baru empat hari menjalankan praktik prostitusi itu dan beberapa kali mendapatkan pelanggan.

Selain menyediakan pekerja seks komersial, dia juga menyediakan lokasi kencan di warungnya. Dia meminta jatah tips tiap kali transaksi di warungnya.

"Kami amankan barang bukti diantaranya uang hasil transaksi Rp600 ribu. Tersangka dapat tips Rp25 ribu dari Rp150 ribu dalam tiap kali transaksi. Pengakuannya baru empat kali," ujarnya.

Hanik menambahkan, sebelumnya WR merantau ke Trenggalek dan membuka warung kopi. Praktiknya, warung kopi itu hanya menjadi kamuflase layanan "plus-plus" dengan memperkerjakan LL, seorang ibu rumah tangga asal Blitar. Dia menawarkan jasa seks berbayar kepada pelanggan secara konvensional.

"Jadi di warung itu juga menyediakan kamar untuk layanan tersebut. Jadi LL kerja di warung itu dan WR menawarkan kepada pelanggan secara konvensional. Kalau pengakuan LL baru pertama kali melakukannya pekerjaan tersebut," tuturnya.

Praktik gelap itu terkuat setelah warga curiga perihal aktivitas tak lazim di warung tersebut.
Pasalnya, meskipun warung kopi telah tutup, warga sering melihat beberapa pelanggan pulang tengah malam bahkan menginap di warung tersebut. Hingga akhirnya praktik plus-plus itu tercium petugas.

Dikatakan, penindakan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat pengaduan dari masyarakat.

Praktik prostitusi berkedok warung kopi ataupun rumah karaoke ditengarai banyak bermunculan di sekitar Pelabuhan Prigi. Terutama saat musim panen ikan dimana banyak nelayan yang mendapat hasil tangkapan melimpah.

Dan untuk penertiban, terutama selama Ramadhan, razia dan pengawasan rutin dilakukan untuk menjaga suasana kamtibmas tetap kondusif.
.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Data Biometrik SIM Benarkah Mampu Meningkatkan Keamanan

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.