Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren Para Pejabat Ini, Khofifah Dampingi Jokowi Tanam Padi Varietas Inbrida di Tuban

📅 Kamis, 06 Apr 2023, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Para Pejabat Ini, Khofifah Dampingi Jokowi Tanam Padi Varietas Inbrida di Tuban Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Presiden Jokowi bersama Gubernur Khofifah (kanan) menanam padi varietas Inbrida di Desa Senori, Tuban, Kamis (6/4/2023).

Surabaya - Keren para pejabat ini. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Joko Widodo menanam padi varietas Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) 32 secara serentak di Desa Senori, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Kamis.

"Varietas padi yang ditanam kali ini memiliki provitas rata-rata mencapai 7,2 ton per hektare yang memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya jumlah produksinya lebih tinggi dibanding varietas lain," ucap Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulisnya di Surabaya.

Tidak hanya itu, varietas tersebut juga tahan terhadap penyakit hawardaun bakteri (HDB) atau penyakit kresek pada padi.

Menurut gubernur wanita pertama di Jatim tersebut, Desa Senori diproyeksikan akan ditanam padi di lahan seluas 314 hektare yang sasarannya pada April di Tuban seluas 8.104 hektare, sedangkan Mei diperkirakan seluas 5.833 hektare.

"Kami di Jatim berkomitmen untuk terus melakukan percepatan masa tanam padi. Hal ini penting dilakukan mengingat saat ini merupakan masa setelah panen raya," kata Khofifah.

Selain itu, ketersediaan air yang masih melimpah pada akhir musim penghujan dan awal musim kemarau dapat memaksimalkan produksi panen.

"Musim hujan membuat ketersediaan air cukup tinggi sehingga menjadi waktu yang tepat untuk proses penanaman tanaman padi. Mohon ada percepatan masa tanam mumpung masih melimpah air, mumpung masih musim hujan, pasti akan berdampak pada produksi total dari padi kita," ujarnya.

Khofifah menjelaskan percepatan masa tanam tersebut penting dilakukan terutama setelah masa panen di Jatim yang dimulai pada Februari dan puncaknya di Maret hingga April 2023.

"Percepatan tanam ini tentunya memanfaatkan kondisi curah hujan yang masih ada dengan menggerakkan alat mesin olah tanah dan tanam. Hal ini menjadi penting apalagi di saat-saat kita masih mendapat air hujan, karena ketika masuk musim kemarau tentunya akan ada penurunan debit air untuk irigasi," tuturnya.

Sebagai informasi, realisasi tanam MT Oktober 2022 - Maret 2023 di Jatim mencapai 1.254.897 hektare dan sasaran untuk musim tanam April - September 2023 seluas 817.353 hektare.

Berdasarkan data BPS, produksi gabah dan beras Jatim tahun 2022 mendapat capaian tertinggi di Indonesia diiringi dengan NTP dengan indeks di atas 100 yang mengindikasikan peningkatan kesejahteraan petani atau produsen pangan sehingga mempunyai peran vital dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

"Produktivitas beras Jatim sangat diandalkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan warga Jatim saja, tapi juga beras Jatim diandalkan untuk memenuhi atau menyuplai kebutuhan 16 provinsi lain di Indonesia Bagian Timur," ucap Khofifah.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa masa tanam padi sudah mulai dilakukan seperti di daerah lain dan tidak diberi jeda setelah masa panen karena karena masih ada air yang banyak.

"Saya senang di sini adalah pakai pupuk organik yang dilakukan oleh Serikat Petani Indonesia. Ini sudah tiga tahun kurang lebih 1.000 hektare semuanya organik. Biaya untuk pupuknya yang biasanya per hektar bisa sampai lima sampai enam juta rupiah per hektar, kita di sini hanya antara Rp100 ribu sampai 500 ribu per hektare," katanya.

Menurut Jokowi, bila hal tersebut bisa dikembangkan di daerah lain, akan banyak mengurangi biaya yang harus dikeluarkan petani serta tidak menggantungkan pada pupuk kimia.

"Sehingga jangan sampai ada keluhan pak pupuknya sulit. Ya memang sulit semua negara urusan pupuk sulit, tapi ada pilihan-pilihan dan ini sudah dimulai oleh Serikat Petani Indonesia. Untuk hasilnya jika di awal memang agak turun sedikit tapi setelah itu meningkat," ujarnya.

Dengan begitu, lanjutnya, dapat memperbaiki ekosistem lingkungan yang ada di wilayah Desa Senori karena sudah mulai terlihat banyak cacing-cacing, belut ataupun katak.

"Jadi ekologinya terperbaiki kembali," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Hermanto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.