Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Oligarki Survei Karena Akan Perburuk Kualitas Demokrasi

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Oligarki Survei Karena  Akan Perburuk Kualitas Demokrasi Doc: istimewa
Ket. Pakar politik sekaligus akademisi Universitas Bengkulu Dr. Panji Suminar.

Bengkulu - Pakar politik sekaligus akademisi Universitas Bengkulu Dr. Panji Suminar mengingatkan tentang oligarki survei yang biasanya marak menjelang tahun politik dapat memperburuk kualitas demokrasi di Indonesia.

"Kelompok yang menggunakan kekayaan kekuatan atau oligarki yang menguasai dan menentukan arah survei untuk mempengaruhi persepsi publik terhadap popularitas peserta pemilu ini sebenarnya membahayakan kualitas demokrasi," kata Panji Suminar di Bengkulu, Rabu (5/4).

Survei-survei calon peserta pemilu semakin mendekati pesta demokrasi menurut dia semakin menjamur, namun yang menjadi persoalan adalah kualitas dan hasil survei yang dimunculkan oleh lembaga survei.

"Arah dukungan atau nasib calon dan partai politik malah ditentukan oleh hasil survei, memang tidak semuanya survei itu tidak baik, saya termasuk orang percaya dengan hasil survei apabila dilakukan dengan benar, transparan, dan independen," kata dia.
Dia menjelaskan ada dua kategori survei yang lazim dalam situasi pesta demokrasi, pertama survei internal yang digunakan kandidat untuk melihat kemungkinan dukungan dan basis massa potensial, hasil survei tersebut riil serta hanya konsumsi internal saja.

"Nah yang kedua, yakni eksternal, survei yang tujuannya untuk kepentingan politik popularitas, menaikkan popularitas itu yang membahayakan demokrasi karena survei tersebut dikonsumsi publik, sementara hasilnya sesuai keinginan yang meng-endorsesurvei," ucap dia.

Oleh karena itu, menurut dia bagi lembaga survei yang didanai oleh pihak-pihak luar maupun kandidat ataupun dari pihak-pihak yang berkepentingan mendukung peserta pemilu seharusnya transparan menyampaikan sumber pendanaan nya kepada masyarakat.

Manfaat transparansi tersebut menurut dia tentunya agar masyarakat tidak terjebak dengan hasil survei yang ternyata berasal dari oligarki survei.

"Jadi dalam rilis survei yang dipublikasikan, para lembaga survei juga harus transparan menyertakan informasi survei mereka didanai oleh siapa," ujar Panji Suminar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.