PDIP Tetap Buka Kemungkinan Gabung Koalisi Besar
📅 Selasa, 04 Apr 2023, 01:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: istimewa
JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyatakan pihaknya tetap membuka kemungkinan untuk bergabung dengan koalisi besar dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Said mengatakan saat ini PDI Perjuangan terus berupaya menjalin kerja sama politik dengan partai-partai politik yang merupakan anggota KIB dan Koalisi KIR.
"PDI Perjuangan sejak awal memang akan bergotong royong, bersama-sama dengan kekuatan lain untuk bekerja sama, baik dengan Golkar, baik dengan PPP, maupun PAN, maupun Gerindra, dan PKB, semua partai. Makanya, Mbak Puan (Puan Maharani) juga bersilaturahmi," kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/4).
Menurut dia, rencana penggabungan KIB, yang terdiri atas Partai Golkar, PAN, dan PPP, serta Koalisi KIR, yang terdiri atas Partai Gerindra dan PKB, dapat meringankan beban tantangan beragam dalam menghadapi Pilpres 2024.
"Ya, semakin baik dan semakin ringan beban kalau dipikul bersama, karena tantangannya ke depan juga tidak semakin ringan. Kan setiap periode, setiap pemimpin punya tantangan yang berbeda," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, dia menegaskan sejauh ini PDI Perjuangan masih konsisten mengusung kader partainya sebagai bakal calon presiden (capres). "PDI Perjuangan sampai hari ini tetap mengusung kader sendiri, confirmed. Tidak akan noleh kanan-kiri, walaupun tetap akan bekerja sama dengan kekuatan parpol lain," tuturnya.
Said juga optimistis bahwa rencana pembentukan koalisi besar tidak serta merta menjamin kemenangan pada Pilpres 2024.
"Tidak menjamin kemenangan, yang menentukan kemenangan itu yang pertama tentu figur, kemudian soliditas partai," imbuhnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan PDI Perjuangan tetap membuka komunikasi dan terus melakukan silaturahmi politik dengan partai-partai politik lainnya. "Insyaallah PDI Perjuangan selalu berkomunikasi. Lebih-lebih terus digencarkan, baik oleh Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto) maupun silaturahmi oleh Mbak Puan," ucapnya.
Untuk diketahui, pendaftaran bakal capres dan calon wakil presiden (cawapres) dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!