Filipina Umumkan Empat Pangkalan Militer Lagi untuk Pasukan AS
📅 Selasa, 04 Apr 2023, 11:26 WIB | Oleh: Tim PenulisTetapi Presiden Ferdinand Marcos, yang menggantikan Duterte Juni lalu, telah mengadopsi kebijakan luar negeri yang lebih bersahabat dengan AS dan berupaya mempercepat implementasi EDCA.
Beijing mengkritik perjanjian tersebut, yang menurut kedutaan besarnya di Filipina baru-baru ini adalah bagian dari "upaya AS untuk mengepung dan menahan Tiongkok melalui aliansi militernya dengan negara ini".
Kedutaan Tiongkok tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!