Dunia Butuh Aturan Baru untuk Lanjutkan Perdagangan Global di Tengah Perpecahan
📅 Senin, 03 Apr 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDalam iklim inilah, Tiongkok keluar dari pandemi dan membangun kembali hubungan dengan seluruh dunia dengan cepat. "Menurut saya, dalam hal lingkungan secara keseluruhan, orang Tiongkok memang melihat awan hitam yang kita semua lihat," kata Lee.
"Mereka melihat, tentu saja, dari sudut pandang Tiongkok, masalah apa yang ditimbulkannya dan apa bahayanya bagi mereka.
"Tetapi, mereka menginginkan teman dan mereka terutama ingin memiliki stabilitas dan kerja sama dengan negara-negara Asia lainnya, termasuk Singapura," ujarnya.
Asean juga ingin membangun hubungan dengan Tiongkok dan AS. "Tiongkok dapat melakukan banyak hal untuk memudahkan negara-negara Asean ingin menjalin hubungan baik dengan mereka," kata Lee.
Sebaiknya Anda baca juga:
Itu bisa berarti memberi ruang bagi negara-negara yang lebih kecil ini, memungkinkan mereka untuk menghormati dan melindungi kepentingan mereka, yang akan mempermudah negara-negara Asia Tenggara ini untuk mengejar perdagangan dengan Tiongkok.
"Saya pikir itu adalah pola pikir yang akan memungkinkan di dunia yang bermasalah bagi negara-negara untuk saling memberi dan menerima, untuk menjaga hubungan kerja dan saling percaya dan untuk dapat hidup berdampingan," kata Lee.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!