Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warung Pancasila, Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Inklusif

📅 Minggu, 02 Apr 2023, 11:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Warung Pancasila, Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Inklusif Doc: istimewa
Ket. Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid beserta Pendiri Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) Sharmila Yahya, dalam acara Serah Terima Uji Coba Warung Pancasila di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, (31/3).

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Pemuda Pancasila didukung jaringan usaha ritel sembako Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) mewujudkan ruang pemberdayaan warung kelontong bernama Warung Pancasila.

Ketua Komite Tetap Kewirausahaan Kadin Indonesia, Sharmila Yahya menjelaskan, Warung Pancasila hasil kerjasama dengan Pemuda Pancasila yang akan dikelola langsung kader di daerah masing-masing ini, untuk meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan, mulai dari akses permodalan, manajemen toko, hingga suplai sembako.

"Kita berkolaborasi mendorong keberlanjutan ekonomi inklusif, bukan ekonomi eksklusif. Karena kesejahteraan itu menjadi bagian dari negeri ini untuk membangun ekonomi secara bersama-sama," jelas Sharmila yang ditunjuk sebagai penanggungjawab kolaborasi pemberdayaan warung kelontong, saat penandatanganan serah terima realisasi Warung Pancasila perdana di Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (31/3).

Di sisi lain, kehadiran Warung Pancasila juga memberi solusi ketersediaan pangan yang mudah dan murah bagi masyarakat, di tengah kenaikan harga bahan pokok.

Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Bidang Ekonomi Arsjad Rasjid merasa optimistis dengan hadirnya kolaborasi jaringan ritel di setiap daerah ini. Masyarakat akan terbantu dengan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bahan pangan yang murah.

"Jaringan usaha ritel 100 ribu warung kelontong Sahara sangat berkomitmen membantu mewujudkan Warung Pancasila di setiap daerah dengan harga terjangkau masyarakat," jelas Arsjad yang juga Ketua Umum Kadin Indonesia.

Fokus lain peran Warung Pancasila ini, menjadikan wadah bersama dalam meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat skala per wilayah dengan upaya mendapatkan fasilitas pelatihan usaha yang layak, mendapatkan akses permodalan yang mudah, serta bisa mengikuti perkembangan zaman di era optimalisasi digital untuk menjalankan sektor usaha kecil warung kelontong.

"UMKM kini telah menjadi tumpuan ekonomi nasional. Sehingga hasilnya harus benar-benar dinikmati pelaku usaha itu sendiri," tegas Sharmila yang juga Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) ini.

Diharapkan, hadirnya Warung Pancasila ini bisa menjadi motor penggerak sendi ekonomi mikro di masing-masing daerah, serta bisa menjadi penopang pertumbuhan perekonomian Indonesia segmen UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.