Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Erupsi Merapi ke Pertanian Diantisipasi

📅 Senin, 27 Mar 2023, 08:42 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dampak Erupsi Merapi ke Pertanian Diantisipasi Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak erupsi gunung merapi ke sektor pertanian. Erupsi Merapi cenderung mengarah ke barat daya yaitu di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dampaknya, 41 desa di 11 Kecamatan di Magelang terdampak abu vulkanis. Bahkan, beberapa kecamatan terdampak cukup parah, terutama Kecamatan Dukun dan Kecamatan Sawangan.

Adapun erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada 11 Maret 2023 menjadi terbesar kedua sejak 27 Januari 2021. Rismanto selaku Koordinator Tingkat Kabupaten Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (Koortikab POPT) Magelang menyampaikan, kondisi tanaman yang terkena abu vulkanik Gunung Merapi adalah tanaman Hortikultura seperti cabai, kubis, dan kentang yang umumnya ditanam pada dataran tinggi.

"Komoditas tanaman pangan yang ditanam pada dataran tinggi hanya tanaman jagung yang merupakan tanaman sela dan tidak terlalu terdampak abu Gunung Merapi," papar Rismanto, akhir pekan lalu.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Mohammad Takdir Mulyadi mengimbau agar petugas di lapangan secara intensif memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Merapi khususnya pada tanaman pangan.

"Kementan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta melalui Balai Perlindungan Tanaman di kedua provinsi tersebut untuk melakukan langkah-langkah penanganan jika komoditas tanaman pangan terdampak erupsi Gunung Merapi," lanjut Takdir.

Jangka Pendek

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menyampaikan, untuk para petani yang lahannya rusak atau gagal panen akibat dampak erupsi Gunung Merapi dapat melakukan penanganan jangka pendek terlebih dahulu.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Bentuk penanganan jangka pendek dapat berupa usulan bantuan benih dan saprodi lainnya, pembersihan/ normalisasi/ perbaikan saluran air dan lahan, dan pembersihan tanaman terkena abu/ material vulkanik," tandas Suwandi.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyatakan, sebagai langkah awal penanganan lahan pertanian yang rusak atau gagal panen akibat dampak erupsi Gunung Merapi, petani dapat mengusulkan bantuan sarana dan prasarana pertanian ke Kementerian Pertanian. "Segera laksanakan langkah-langkah pemulihan atau perbaikan sarana dan prasarana pertanian yang terdampak erupsi Gunung Merapi," pungkas Mentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.