Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok-Honduras Buka Hubungan Diplomatik, Taiwan Mengecam

📅 Minggu, 26 Mar 2023, 14:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok-Honduras Buka Hubungan Diplomatik, Taiwan Mengecam Doc: CNA/AP
Ket. Menlu Honduras Eduardo Enrique Reina dan Menlu Tiongkok Qin Gang berjabat tangan setelah resmi membuka hubungan diplomatik pada sebuah upacara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing.

BEIJING - Tiongkok menjalin hubungan diplomatik dengan Honduras pada Minggu (26/3) setelah negara Amerika Tengah itu mengakhiri hubungannya dengan Taiwan. Menteri Luar Negeri Taiwan menuduh Honduras menuntut bantuan ekonomi dengan jumlah yang sangat tinggi sebelum dibujuk Beijing.

Berakhirnya hubungan Honduras dengan Taiwan telah lama dinantikan, setelah Menteri Luar Negeri Honduras melakukan perjalanan ke Tiongkok pekan lalu dan Presiden Xiomara Castro mengatakan pemerintahnya akan memulai hubungan dengan Beijing.

Tiongkok mengatakan, menteri luar negerinya, Qin Gang, dan Menteri Luar Negeri Honduras Eduardo Enrique Reina menandatangani kesepakatan tentang pengakuan diplomatik di Beijing, mengakhiri hubungan dengan Taiwan yang sudah terjalin sejak 1940-an.

Dalam pernyataan singkat pada Sabtu (25/3) malam, Kementerian Luar Negeri Honduras mengatakan negaranya mengakui Republik Rakyat Tiongkok sebagai satu-satunya pemerintah sah yang mewakili seluruh Tiongkok dan bahwa Taiwan adalah "bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Tiongkok".

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai wilayah teritorialnya tanpa hak untuk memiliki hubungan antar-negara. Taipei menolak keras klaim itu. Tiongkok menuntut negara-negara yang memiliki ikatan untuk mengakui posisinya.

Tak lama setelah pengumuman itu, Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu pada Minggu (26/3) mengatakan, Castro dan pemerintahannya "selalu memiliki ilusi" tentang Tiongkok dan "iming-iming" Tiongkok tidak pernah berhenti.

"Kementerian luar negeri dan kedutaan menangkap informasi yang relevan dan menanganinya dengan hati-hati. Namun, pemerintah Castro juga meminta bantuan ekonomi miliaran dolar kepada kami dan membandingkan program bantuan yang diberikan Taiwan dan Tiongkok," kata Wu.

Baik Tiongkok maupun Honduras tidak menyebutkan soal bantuan.

Sehari sebelum pengumuman Castro, kata Wu, menlu Honduras menulis surat ke Taiwan pada 13 Maret, menuntut bantuan sebesar 2,45 miliar dolar AS, termasuk pembangunan rumah sakit dan bendungan serta menghapus utang.

"Rasanya yang mereka inginkan adalah uang, bukan rumah sakit," kata Wu.

Menlu Honduras Eduardo Enrique Reina mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa angka 2,5 miliar dolar itu "bukan sumbangan", melainkan "mekanisme pembiayaan kembali yang dirundingkan".

Janji-janji

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen akan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat, Guatemala, dan Belize pada Rabu mendatang.Dia diperkirakan akan bertemu dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di Los Angeles di akhir perjalanan.

Wu mengatakan "sangat curiga" dengan waktu keputusan Honduras yang begitu dekat dengan perjalanan Tsai ke luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

40 menit yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.