Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikbud Sebut Indonesia Berpeluang Bentuk Tenaga Ahli Kelistrikan

📅 Minggu, 26 Mar 2023, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbud Sebut Indonesia Berpeluang Bentuk Tenaga Ahli Kelistrikan Doc: antarafoto
Ket. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Saryadi

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebutkan Indonesia berpeluang yang besar dalam membentuk tenaga ahli di bidang kelistrikan, otomasi industri serta energi terbarukan melalui pendidikan vokasi.

"Revolusi 4.0 dalam industri global akan menciptakan permintaan yang tinggi terhadap tenaga ahli kelistrikan, otomasi industri dan energi terbarukan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Saryadi dalam keterangan di Jakarta, Minggu (26/3).

Saryadi menuturkan untuk memenuhi kebutuhan terkait tenaga ahli itu, pemerintah gencar melakukan kerja sama dengan berbagai pihak yang salah satunya bersama Kedutaan Prancis, yakni Schneider Electric Global melalui program Centre of Excellence (CoE).

CoE sendiri merupakan program bantuan dari industri untuk peningkatan mutu serta upskilling siswa dan guru dengan pembangunannya dilakukan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) sejak 2017. "BBPPMPV BMTI di Cimahi ini merupakan tempat fasilitas CoE," ujarnya.

Kini pembangunan CoE di BBPPMPV BMTI menjadi investasi terbesar yang diberikan oleh Schneider Electric Global dalam peningkatan pendidikan vokasi di Indonesia untuk kelistrikan, otomasi industri dan energi terbarukan.

Pengembangan profesional dalam penerapan program CoE dipimpin oleh seorang ahli Prancis, sedangkan untuk kurikulum diselaraskan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Menurutnya, CoE akan mampu menghadirkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan cakap terhadap standar industri, sehingga bisa menjadi jalan untuk link and match antara pendidikan vokasi dengan industri.

"Kerja sama ini dapat meningkatkan komitmen semua pihak yang terlibat untuk memajukan pendidikan vokasi," kata Saryadi.

Perwakilan dari Schneider Electric Group Gwenaelle mengatakan pihaknya telah berinvestasi training kit senilai Rp10 miliar pada fasilitas CoE di Cimahi yang digunakan untuk membiayai training kit 40 SMK.

Hal itu sejalan dengan ambisi Schneider Electric Global, yakni melatih satu juta pemuda dalam manajemen energi, otomasi dan semua soft skills yang relevan untuk mengatasi tantangan di masa depan. "Indonesia adalah CoE terbesar yang kami investasikan dari 11 CoE di dunia," kata Gwenaelle.

Schneider Electric juga berinvestasi pada pendidikan vokasi di Indonesia melalui revitalisasi terhadap 184 perangkat pelatihan laboratorium SMK, sehingga berdampak bagi 24.800 siswa, 402 guru dan teknisi yang kini sudah terlatih.

Stephane Dovart selaku Konselor Kedutaan Prancis menambahkan Indonesia memiliki kekuatan dalam bidang industri dan ekonomi terutama dengan adanya jumlah SMK yang cukup banyak yakni sekitar 14.000.

"Hal itu menandakan SDM Indonesia yang banyak dan dapat dilakukan pelatihan untuk meningkatkan kualitasnya," ujar Stephane.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.