Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hardiknas, kehadiran Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Dinilai Penting

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Hardiknas, kehadiran Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Dinilai Penting Doc: ANTARA /Galih Pradipta
Ket. Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Margaguna Jakarta Selatan,

Jakarta -- Pakar pendidikan Prof. Susanto dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini, Sabtu, 2 Mei 2026, mengapresiasi kebijakan pemerintah terkait pendidikan, terutama Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. 

Menurut dia, kehadiran kedua sekolah tersebut penting dan bermanfaat. Di satu sisi, Sekolah Rakyat responsif bagi kelompok rentan, sementara Sekolah Garuda dapat menjadi model sekolah unggulan. 

"Kedua model tersebut sangat penting sebagai bentuk pengejawantahan konstitusi," kata Susanto saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Kedua sekolah itu, sambung dia, diperlukan, bahkan untuk Kota Jakarta. 

"Sekolah Garuda mesti ada karena konsepnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing global, sementara Sekolah Rakyat perlu karena masih banyak pula kelompok rentan di Jakarta," tutur Susanto. 

Selain Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, dia juga memberikan apresiasi terkait kebijakan bantuan smartboard. 

"Terkait bantuan smartboard, bagus. Ini transformasi ke arah digitalisasi sekolah. Tinggal inovasi pemanfaatannya yang perlu ditingkatkan," ujar Susanto. 

Dalam rangka Hardiknas 2026, Ketua Umum Pimpinan Pusat Asosiasi Akademisi Pendidikan Tinggi Seluruh Indonesia (ASADIKTISI) itu pun berharap melalui pendidikan yang baik, SDM yang berdaya saing nantinya dapat terlahir. 

"Karena SDM yang berdaya saing lahir dari sistem pendidikan (yang) hebat," pungkas Susanto. 

Sementara itu, di Jakarta, terdapat SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, yang merupakan salah satu Sekolah Garuda inisiatif pemerintah.

Sementara untuk Sekolah Rakyat, setidaknya sudah ada tiga di Jakarta, yakni Sentra Mulyajaya di Pasar Rebo (Jakarta Timur), Sentra Handayani di Bambu Apus (Jakarta Timur), dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Margaguna di Gandaria Selatan, Cilandak (Jakarta Selatan).

Selain itu, khusus di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI juga membuat sejumlah kebijakan terkait pendidikan, salah satunya Program Sekolah Swasta Gratis yang saat ini jumlahnya sudah mencapai 103 sekolah.

Sekolah swasta gratis itu dapat diakses masyarakat pada tahun ajaran 2026/2027, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB yang tersebar di lima wilayah kota administrasi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.