Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Facebook Fokus Pada AI, Kreator dan Layanan Pesan di Indonesia

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 21:10 WIB | Oleh:
Facebook Fokus Pada AI, Kreator dan Layanan Pesan di Indonesia Doc: ANTARA/Pexels
Ket. Ilustrasi Facebook.

JAKARTA - Pimpinan untuk Meta di Indonesia Pieter Lydian mengatakantiga prioritas Facebook untuk pengguna di Indonesia antara lain kecerdasan buatan (AI), kreator, dan layanan pesan.

"Dunia berubah, pengguna internet berubah, demikian pula Facebook. Ada tiga prioritas kami. Pertama, yaitu AI. Memasukkan AI, padu padan ke dalam platform kami. Kedua adalah dari kreator. AI juga mendorong padu padan antar-kreator, tapi, kreator juga luar biasa penting buat ekosistem kita. Dan yang terakhir adalah potensi messaging(pesan)," kata Pieter saat diskusi media di Jakarta, Jumat.

Meta terus melihat tren pertumbuhan yang positif di Indonesia, terutama terkait grup dan Reels.

Pieter menyebutkan, khusus di Indonesia, tercatat pertumbuhan jumlah grup di Faceboook sebesar 40 persen. Terdapat 148 juta orang yang terhubung melalui 10,5 juta grup Facebook yang aktif dalam sebulan terakhir.

Pertumbuhan positif itu menunjukkan perubahan dari preferensi pengguna Facebook dalam beberapa tahun terakhir. Facebook tidak hanya digunakan sebagai platform yang mampu menghubungkan teman dan keluarga, tapi, juga menghubungkan kreator dan komunitas dengan minat yang spesifik.

Pada fokus pertama, Facebook akan terus menginvestasikan sumber daya untuk mengembangkan inovasi kecerdasan buatan (AI). Dengan pemanfaatan AI, Facebook akan memperkuat pemahaman terhadap preferensi pengguna sehingga konten yang ditampilkan lebih personal dan spesifik.

Pemanfaatan AI sebetulnya sudah lama digunakan untuk membantu rekomendasi konten di seluruh platform milik Meta. Selain itu, fitur-fitur yang tersedia di platform juga dibangun dengan basis AI.

Namun mengingat perilaku pengguna yang sudah berubah terutama yang didorong oleh orang muda, Pieter mengatakan maka mereka juga melakukan perubahan mengikuti pengguna.

"Dari AI, kita melihat bahwa ternyata dari pengguna Facebook itu temanya sudah berubah. Yang tadinya adalah koneksi yang sangat statis, ternyata, saat ini ada perubahan yang bergeser ke gaya hidup," kata Pieter.

Tugas mereka selanjutnya adalah membuat AI bisa mempertemukan hal-hal yang disukai anak muda dengan konten-konten yang mereka sukai.

Selanjutnya pada fokus kedua, yaitu kreator, Facebookakan terus meluncurkan berbagai fitur untuk membantu kreator. Seperti fitur yang belum lama ini diluncurkan di Indonesia, yaitu "mode profesional untuk profil" untuk mengintegrasikan akses terhadap fitur-fitur kreator yang lebih profesional dan membuka peluang untuk monetisasi.

Selain itu, ada pula fitur cross-sharing, lintas platform, yang memungkinkan kreator untuk membagi konten secara langsung dari Instagram ke Facebook serta uji coba fitur iklan di Reels yang dilakukan di beberapa negara termasuk di Indonesia.

"Karena Reelspertumbuhannya juga amat sangat meningkat, sekarang ini kita sudah melakukan uji coba untuk menayangkan iklan di Reels dan ini termasuk di Indonesia akan kita lebih perluas lagi uji coba untuk monetisasi di Reels. Ini akan menjadi potensi yang sangat baik sekali untuk para kreator untuk peluang monetisasi baru," kata Direktur Kemitraan Kreator untuk Meta di Asia Tenggara dan Pasar yang BerkembangRevie Sylviana.

Terakhir, mengenai layanan pesan, menurut catatan Meta, terdapat lebih dari 140 miliar pesan di seluruh dunia yang dikirim lewat aplikasi-aplikasi Meta setiap harinya. Pieter mengatakan ini membuka potensi bagi pemilik bisnis seperti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya terutama melalui WhatsApp.

"Kemudahan untuk berbagi dan terkoneksi adalah hal yang penting bagi masyarakat Indonesia, tak hanya untuk kebutuhan sehari-hari tapi juga untuk pengembangan bisnis mereka," kata Pieter.

Hal itu juga ditunjukkan dari catatan Meta pada Ramadan tahun lalu di Indonesia. Menurut Meta, tujuh dari 10 orang menggunakan layanan pesan instan dari Meta selama Ramadan dan Idul Fitri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.