Tiga Anakan Hiu Belimbing Dilepasliarkan di Raja Ampat
📅 Senin, 20 Mar 2023, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/StAR
MANOKWARI - Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat melaporkan bahwa tiga anakan hiu belimbing telah dilepasliarkan secara terpisah di perairan Laguna Wayag, Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Kepala BRIDA Papua Barat Charlie D Heatubun, dalam keterangan keterangan tertulis yang diterima di Manokwari, Minggu (19/3), menuturkan pelepasliaran ketiga anakan hiu belimbing merupakan pencapaian besar dari implementasi Proyek StAR (Stegostoma tigrinum Augmentation and Recovery) yang dikembangkan selama tiga tahun.
"Ketiga anakan hiu belimbing yang dilepasliarkan itu bernama Audrey, Kathlyn, dan Charlie," kata Heatubun.
Sebelum dilepasliarkan, kata dia lagi, ketiganya masih berupa telur yang diterbangkan dari SEA LiFE Sydney Aquarium di Australia pada 5 Agustus 2022 dan dipelihara bersama telur-telur lainnya di Raja Ampat Research and Conservation Centre (RARCC).
Ada dua anakan hiu dilepasliarkan perdana pada 13 Januari 2023 yang dihadiri oleh berbagai mitra dalam kelompok kerja Proyek StAR Indonesia serta masyarakat adat Kawe.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pelepasan dua anakan hiu perdana yaitu Charlie dan Kathlyn, lalu tanggal 13 Februari kemarin satu lagi kita lepasliarkan," kata dia pula.
Ia menerangkan Proyek StAR bekerja untuk mewujudkan sebuah program konservasi spesies dengan metode translokasi telur dan restocking anakan hiu belimbing di perairan Raja Ampat.
Program ini menggabungkan kesuksesan pengembangbiakkan hiu belimbing di akuarium dengan upaya perlindungan dan pelestarian hiu belimbing pada habitatnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama ini, kata dia, sudah tiga kali pengiriman telur belimbing dari SEA LiFE Sydney Aquarium Australia, Shark Reef Aquarium di Mandalay Bay, dan Las Vegas Aquarium Amerika Serikat.
Dari delapan telur embrio di lokasi penangkaran RARCC dan Misool Ecoresort, ada lima telur telah ditetaskan menjadi anakan hiu belimbing.
"Tiga di antaranya Audrey, Kathlyn, dan Charlie," kataHeatubun sekaligus Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Proyek StAR di Papua Barat.
Ia melanjutkan bahwa kesuksesan translokasi dan restocking hiu belimbing merupakan keberhasilan dari upaya konservasi spesies ikan kharismatik yang terancam punah di perairan Papua Barat Daya.
Sejak menetas, ujar dia, ketiga anakan hiu belimbing menunjukkan tingkat pertumbuhan dan perkembangan yang cukup sehat ketika dirawat lebih kurang 14 minggu di tempat penangkaran RARCC.
Pihaknya terus memantau perkembangan ketiga anakan hiu belimbing yang baru dilepasliarkan ke perairan Laguna Wayag.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!