Tiga Anakan Hiu Belimbing Dilepasliarkan di Raja Ampat
📅 Senin, 20 Mar 2023, 09:52 WIB | Oleh: Tim PenulisUpaya ini memberi harapan besar terhadap pelestarian keanekaragaman hayati di Papua Barat Daya. "Sekaligus berdampak terhadap pengembangan pariwisata untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua," kataHeatubun.
Vice President Marine Asia-Pacific Conservation International Mark Erdmannmengatakan tingkat penetasan telur hiu belimbing mencapai 62,5 persen dan perkembangan anakan hiu belimbing 2,5 persen lebih cepat ketika berada di fasilitasi penangkaran daripada di akuarium.
"Hal ini dimungkinkan suhu lokasi penangkaran lebih tinggi, ketersediaan pakan hidup, dan sirkulasi sistem air laut terbuka," ujar dia.
Sebelum dilepasliarkan, kata Mark, panjang anakan hiu belimbing mencapai 70 sentimeter dengan bobot tubuh di atas 800 gram, sehingga telah memenuhi standar ukuran yang diusulkan The International Union for Conservation of Nature (IUCN) Conservation Planning Specialist Group.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, Proyek StAR berada dalam kategori terbaik, karena tiga anakan hiu belimbing berhasil dilepasliarkan dan nantinya akan ada dua lagi yang menyusul.
Pemilihan Laguna Wayag sebagai lokasi pelepasliaran, karena masuk kawasan konservasi Kepulauan Waigeo, sekaligus bagian dari Geopark Raja Ampat yang ditetapkan oleh United Nations Educational, Science and Culture Organization (UNESCO).
"Secara ilmiah telah terkonfirmasi sebagai lokasi pengasuhan pari manta(Manta birostris, Red) pertama di dunia," ujar dia pula.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!