Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Botak Itu Keren, Lalu Media dan Iklan Mengubahnya Jadi Hal yang Mengkhawatirkan

📅 Sabtu, 18 Mar 2023, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sebagai contoh, adanya beberapa figur religius dari hampir seluruh kepercayaan/agama yang memiliki kebotakan. Seperti sang Buddha, santo-santo agama Kristen seperti Jerome dan Augustine, kemudian dewa dewa di Jepang seperti Fukuroju dan Hotei.

Beberapa aturan religius dan politik juga telah mendukung aliran kebotakan ini. Seperti pendeta-pendeta Kristen Tonsur yang mempunyai gaya rambut sisi tebal dan botak tengah. Contoh lainnya seperti budaya orang Manchu bernama [Taucang](https://en.wikipedia.org/wiki/Queue_(hairstyle) yang merupakan gaya rambut kuncir dengan hampir seluruh bagian kepala botak meninggalkan rambut di tengah yang panjang dan dikuncir.

Bagaimana Kebotakan Menjadi Hal yang Dikhawatirkan

Pemasaran produk anti-kebotakan secara besar besaran pada abad ke-20 mengubah cara pandang orang terhadap kebotakan. Hal itu merubah persepsi mengenai kebotakan dari suatu hal yang estetik menjadi semacam penyakit yang membutuhkan obat.

Obat tersebut bervariasi dari produk minyak ular yang mahal dan tidak efektif sampai ke produk penumbuh rambut kembali yang diizinkan seperti minodixil.

Pemasaran dari produk-produk ini menumbuhkan sebuah pandangan bahwa kebotakan adalah hal yang mengkhawatirkan. Pada 2013 seorang sosiolinguistik, Profesor Kevin Harvey, menemukan bahwa iklan daring anti kebotakan mengkarakterisasi orang berambut sebagai orang yang atraktif, bahagia, dan sukses dalam hidupnya.

Secara kontras, iklan tersebut juga mempromosikan bahwa kebotakan adalah suatu penyakit yang tidak menguntungkan dan membuat stres para pria. Contohnya seperti iklan produk sampo anti kebotakan bernama Renaxil yang menunjukkan gambar folikel rambut yang sedang ingin 'bunuh diri', kemudian ada gambar yang menunjukan botol Renaxil yang sedang menyulurkan tangan untuk menyelamatkan mereka.

Pada media massa kontemporer, kebotakan juga jarang ditunjukkan, hanya ada beberapa aktor seperti Jason Statham, Vin Diesel, dan Bruce Willis yang berhasil membuat rambut botak mereka sebagai hal unik yang dapat 'dijual.' Riset yang dilakukan di 2006 menemukan bahwa hanya 3% dari 1356 karakter acara tv populer di Amerika Serikat yang menunjukan kebotakan.

Di dalam sebuah studi yang saya pimpin, data menunjukkan bahwa dari 5.000 foto pria di beberapa majalah populer yang dipublikasi antara tahun 2011 dan 2012, hanya 8% pria saja yang memiliki rambut botak,

Terdapat juga stereotip-stereotip negatif lainnya terkait kebotakan. Contohnya seperti informasi yang dikemukakan website TV Tropes yang menunjukkan banyaknya orang-orang botak di sebuah acara TV dan dan film yang cenderung memainkan perang orang jahat atau orang yang sudah tua. Studi lainnya menemukan bahwa lebih dari 60% dari aktor acara televisi menggambarkan karakter yang memiliki rambut botak sebagai karakter yang jelek, tidak kompeten, dan pemalas.

Kekhawatiran mengenai kebotakan bahkan juga dipromosikan lewat riset akademik. Saya dan Dr. Hannah Frith baru baru ini menemukan data yang menunjukan 80% dari studi psikologi mengenai kebotakan memiliki hubungan dengan kepentingan bisnis. Studi-studi tersebut cenderung menggambarkan kebotakan sebagai sebuah penyakit (77%) dan mempromosikan produk anti kebotakan (60%) tanpa menyajikan informasi penting mengenai keterbatasan mereka (68%).

Representasi kebotakan adalah hal yang penting. Penggambaran modern mengenai kebotakan di TV, periklanan dan berbagai riset mengklaim bahwa hal tersebut sebagai sebuah penyakit dan kerugian bagi diri sendiri. Tetapi dengan melihat berbagai karya seni bersejarah yang menggambarkan orang yang botak menunjukan bahwa kebotakan bukanlah sebuah kerugian maupun penyakit. Orang botak bisa saja merupakan orang yang sehat, sukses, dan baik - sama seperti orang-orang lain yang berambut.

Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.The Conversation

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

38 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.