Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dubes Antonov: Sengaja Serang Pesawat Rusia Artinya Ajak Perang

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes Antonov: Sengaja Serang Pesawat Rusia Artinya Ajak Perang Doc: Airspace Review
Ket. Foto kombinasi: Pesawat nirawak MQ-9 Reaper milik AS (atas) dan pesawat tempur Su-27 milik Rusia.

ISTANBUL - Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat Anatoly Antonov mengatakan bahwa serangan yang disengaja terhadap pesawat Rusia di wilayah udara internasional akan menjadi pernyataan terbuka untuk perang.

"Serangan yang disengaja terhadap pesawat Rusia di wilayah udara terbuka bukan hanya kejahatan menurut hukum internasional, tetapi pernyataan terbuka untuk perang terhadap kekuatan nuklir terbesar," kata Antonov dalam pernyataan yang dirilis oleh Kedutaan Besar Rusia di AS melaluiTelegrampada Rabu malam (15/3).

Antonov mengatakan bahwa kemungkinan konflik bersenjata antara Rusia dan AS akan sangat berbeda dari perang di Ukraina.

"Apakah Capitolmau mempertaruhkan warga Amerika dan masyarakat internasional dalam bahaya perang nuklir skala penuh? Beri kami jawaban, Senator yang terhormat!," kata dia, merujuk Gedung Kongres AS.

Antonov mengatakan para politisi AS, bukannya pilot Rusia, yang harus dimintai pertanggungjawaban karena menghasut dimulainya konflik apokaliptik.

"Kami tidak mencari konflik dengan kekuatan nuklir. Kami terus menjaga kontak, termasuk melalui Kementerian Pertahanan, untuk mencegah insiden yang tidak disengaja. Saya berharap para politisi AS memiliki sikap yang sama terhadap hubungan dengan Rusia," kata Antonov.

"Kementerian Pertahanan Rusia sudah menjelaskan secara rinci alasan dan tindakan pilot Rusia dalam insiden kemarin di Laut Hitam. Saya ulangi, bagi mereka yang belum berkumpul untuk melihat situasi secara objektif: pesawat tempur kami tidak melakukan kontak dengan UAV Amerika," tutur dia menegaskan. UAVadalah singkatan bahasa Inggris untuk pesawat tak berawak.

Pada Selasa (14/3), Pentagon mengatakan bahwa jet tempur Su-27 Rusia bertabrakan dengan pesawat tanpa awak(drone)MQ-9 Reaper, hingga menjatuhkan kendaraan udara tak berawak itu di perairan internasional.

Rusia membantah bahwa jet tempurnya melakukan kontak dengan pesawat tak berawak itu, tetapi mengatakan akan berusaha menarik puing-puing pesawat tak berawak itu.

Antonov sebelumnya mengatakan bahwadroneitu sedang mengumpulkan informasi pengintaian untuk disampaikan ke Ukraina guna menyerang Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

53 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.