Lansia Sulit Menelan Berisiko Tersedak, Ini Cara Memulihkan Kemampuan Otot Lehernya
Kamis, 16 Mar 2023, 16:53 WIBPerwakilan Perhimpunan OSteoporosis Indonesia (PEROSI), dr Tirza. Tamin, Sp.KFR (K) mengungkapkan, sulit menelan menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami para lansia. Adapun kondisi tersebut akibat terjadinya penurunan kekuatan otot lehernya.
"Orangtua kita jangan buru-buru kalau makan. Kesedak itu hati-hati, nanti masuk ke paru-paru, bisa menimbulkan mortality atau kematian. Karena penurunan massa otot leher terjadi dan kekuatan ototnya menurun," kata Tirza, dikutip dari Antara, Kamis (16/3).
Tirza yang tergabung dalam Kelompok Staf Medis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSCM itu mengatakan dokter dapat melakukan penilaian untuk melihat kekuatan otot leher lansia. Nantinya, mereka bisa memberikan rekomendasi lansia untuk menjalani latihan menelan yang aman untuk menguatkan otot-otot leher.
Seperti disiarkan WebMD, ada sejumlah latihan yang bisa dilakukan salah satunya dengan berusaha mengumpulkan air liur atau saliva di mulut ke tengah lidah, kemudian tutup rapat bibir dan telan semua air liur sekaligus seperti menelan minuman. Kemudian, cara lainnya yakni dengan berbaring telentang di permukaan yang rata, lalu pastikan bahu menghadap ke permukaan dan jangan gunakan bantal atau sandaran kepala.
Langkah berikutnya angkat kepala seolah-olah sedang mencoba melihat kedua kaki kemudian turunkan kembali kepala ke permukaan. Ulangi gerakan ini sebanyak 30 kali kemudian istirahat selama dua menit.
Seseorang hanya boleh melakukan latihan menelan ini di bawah pengawasan seorang profesional medis. Jika nanti mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan yang signifikan saat melakukan latihan ini, maka segera hentikan latihan dan beri tahu dokter atau terapis fisik.
Tirza menambahkan, selain sulit menelan masih ada beberapa masalah yang juga dapat dialami lansia antara lain sulit menahan buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK), gangguan intelektual, infeksi, gangguan pendengaran, penglihatan dan penciuman; malnutrisi, depresi dan gangguan seksual.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Wanita Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Tersangkut di Rumah Pompa Bratang Surabaya
-
Boyolali Siap Hadapi Kemarau, Kementerian PU Kembangkan JIAT dan Infrastruktur Irigasi
-
Airlangga: Jepang Berperan Penting Bangun Ekosistem Industri Otomotif Indonesia
-
Wujudkan Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia, SANF Berbagi Kebahagiaan Ramadan lewat SANFull of Blessings
-
Tabrak Kendaraan di Landasan Bandara New York, Pilot dan Kopilot Air Canada Tewas
-
Tiga Nenek Lansia Terjebak Banjir Satu Meter Lebih di Pasar Rebo, Gulkarmat Berhasil Evakuasi
-
Bupati Banyumas Dorong Kepala Sekolah Melek Digital dan Inovatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.