Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Bahaya Gonta-ganti Warna Rambut, dari Alergi hingga Kanker

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 12:15 WIB | Oleh:

Ketika pewarna rambut permanen pertama kali diperkenalkan, mereka memiliki senyawa yang bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker. Pada tahun 2010, sebuah laporan dari International Agency for Research on Cancer (IARC) menyimpulkan, bahwa beberapa bahan kimia yang terpapar pada penata rambut profesional "mungkin bersifat karsinogenik bagi manusia". Kesimpulan ini didasarkan pada banyak penelitian yang menemukan peningkatan risiko kanker kandung kemih pada penata rambut dan tukang cukur yang terpapar pewarna rambut.

Sebuah meta-analisis 2010 dari 42 studi menemukan bahwa semakin lama seseorang bekerja sebagai penata rambut, semakin besar kemungkinan mereka terkena kanker kandung kemih. Mereka yang telah menjadi penata rambut setidaknya selama 10 tahun hampir dua kali lebih mungkin terkena kanker kandung kemih dibandingkan mereka yang tidak pernah bekerja sebagai penata rambut

Sementara banyak formula yang digunakan untuk menggantikan bahan kimia yang bersifat karsinogenik, perdebatan apakah pewarna rambut dapat menyebabkan kanker belum berhenti. Sebaliknya, diperlukan lebih banyak penelitian ilmiah untuk menetapkan hubungan yang pasti antara penggunaan pewarna rambut permanen dan kanker.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

38 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.