Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tambah Kapasitas, TPK Koja Investasi Rp803 M

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 08:49 WIB | Oleh:
Tambah Kapasitas, TPK Koja Investasi Rp803 M Doc: istimewa

JAKARTA- Unit usaha PT Pelindo (Persero), Terminal Peti Kemas (TPK) Koja akan berinvestasi pada sejumlah peralatan baru dan memperdalam kolam di dermaga Koja agar kapal-kapal besar bisa bersandar di sana.

General Manager TPK Koja, Indra Hidayat Sani di Jakarta, Selasa (14/3) mengatakan investasi itu sebagai bagian dari target perusahaan menargetkan arus barang (throughput) sebesar 986.039 TEUs pada 2025. "Tender peralatan baru ini akan dilakukan pada awal 2023 dengan nilai investasi sekitar 803 miliar rupiah," kata Indra.

Sementara itu, Juru Bicara TPK Koja, Safuan menambahkan, tujuan investasi baru untuk memperbarui peralatan menjadi lebih modern dan efisien dari sisi energi serta memiliki kapasitas yang lebih besar. "Peralatan baru tersebut akan menggunakan tenaga listrik, tidak lagi berbahan bakar fosil," kata Safuan.

Selain itu, sebagian crane milik Koja sudah tua dan kapasitasnya terbatas. Tiga QCC (Quay Container Crane) jenis Panamax sudah tidak memadai lagi karena tidak bisa menurunkan atau menaikkan kontainer ke kapal-kapal besar yang memiliki stack (tumpukan) peti kemas tinggi.

Dua dari tiga QCC Panamax itu akan diganti dengan jenis terbaru New Super Post Panamax. Koja akan membeli satu lagi New Super Post Panamax, sehingga Koja pada 2024 nanti memiliki total delapan QCC. Crane baru itu juga memiliki kapasitas yang lebih besar, yakni 189.098 TEUs per tahun, sementara kapasitas Panamax hanya 132.068 TEUs.

Utilisasi crane baru ini juga bisa ditingkatkan sampai 90 persen, sedangkan Panamax hanya 65 persen. Dengan tambahan tiga QCC baru tersebut, kapasitas Koja akan mencapai 1.293.671 TEUs atau 862.448 peti kemas berukuran 20 kaki per tahun.

Sebelumnya, kapasitas terminal yang memiliki panjang dermaga 650 meter adalah 1.293.671 TEUs atau 660.343 peti kemas. Tiga unit QCC itu diharapkan bisa tiba di Koja pada Semester II Tahun 2024.

Selain QCC, Koja juga akan mendatangkan empat unit e- RTG (Rubber-Tyred Gantry) listrik, serta enam unit Head Truck (Chassis) dan satu unit Reach Stacker. Derek yang dipakai di Container Yard ini akan tiba lebih cepat, yakni pada triwulan II-2024.

Dengan tambahan itu, Koja akan memiliki 29 RTG, 26 di antaranya siap operasional, sehingga kapasitas lapangan penumpukan kontainer akan menjadi 845.001 boks atau 1.267.501 TEUs.

Koja juga tambah Indra akan membeli enam unit Head Truck (Chassis) dan satu unit Reach Stacker baru. Dengan 54 Head Truck dan tiga Reach Stacker, kapasitas pemindahan kontainer dari pelabuhan ke lapangan penumpukan dan sebaliknya naik 14,22 persen menjadi 1.301.419 TEUs. "Secara keseluruhan, investasi baru ini akan menambah kapasitas Koja sebesar 25 persen," kata Indra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Daerah Diminta Siapkan Anggaran untuk Menangani Penyakit TBC

11 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Daerah Diminta Siapkan Angg...
Luar Negeri
Salah Satu PM yang Pernah A...

Putin Kunjungi Kepulauan Kuril, Jepang Meradang!

32 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Putin Kunjungi Kepulauan Ku...
Olahraga
Festival Sepak Bola Rakyat ...
Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.