Memahami Perubahan yang Begitu Cepat dan Disrupsi, Leader Dituntut Jadi Exponential Leadership
📅 Selasa, 14 Mar 2023, 16:17 WIB | Oleh: Vitto BudiSelanjutnya pada modus keempat yaitu make sacrifice. Di sampaikan pada sesi tersebut bahwa seorang pemimpin perlu melakukan pengorbanan, baik pengorbanan yang terkait dengan aset berwujud atau tangible asset maupun aset tak berwujud atau intangible asset.
"Pengorbanan di sini perlu untuk dipersiapkan bersama, menuntun anggota tim mencapai mimpinya, menurunkan ego tidak mencari popularitas sehingga mereka bisa mencapai greatness-nya masing-masing," kata Indrawan.
Untuk modus terakhir, disampaikan kembali oleh Jamil Azzaini yaitu engage personally. Bentuk engage personally yang baik yaitu dengan menemui para anggota tim secara personal. Melalui kedekatan pemimpin dan anggota tim diyakini akan meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Hal itu agar ke depan, memudahkan pemimpin untuk mengajak anggota timnya tumbuh secara eksponensial.
Dalam rangka mewujudkan peradaban SuksesMulia, Kubik Leadership juga mengajak para leader menerapkan Exponential Leader yang memiliki banyak terobosan sekaligus mampu menggalang dukungan dari berbagai pihak. Pemimpin yang mampu membawa timnya memenangkan persaingan di era eksponensial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jamil mengajak perusahaan maupun organisasi yang belum berkesempatan bergabung pada publik training tersebut bisa menghubungi Kubik Leadership untuk penyelenggaraan inhouse training di instansi/perusahaan masing masing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!