Sejarah 9 Maret: Lahirnya Boneka Barbie yang Fenomenal
📅 Kamis, 09 Mar 2023, 05:00 WIB | Oleh: Suliana
Doc: Istimewa
Hari ini 64 tahun yang lalu, menandakan pertama kalinya boneka Barbie diperkenalkan ke dunia. Mengenakan pakaian renang bergaris hitam dan putih, boneka plastik berukuran 11 inci dengan rambut pirang bergelombang diluncurkan di American Toy Fair di New York City, pada 9 Maret 1959.
Hadir dengan nama Barbara Millicent Roberts, Barbie seri pertama itu menjadi boneka mainan dengan fitur dewasa pertama yang diproduksi secara massal di AS. Kelahiran Barbie sendiri tak lepas dari gagasan Ruth Handler, yang merupakan pendiri perusahaan mainan Mattel, Inc. pada tahun 1945.
Ide pembuatan Barbie dicetuskan Handler ketika ia melihat putrinya yang masih kecil mengabaikan boneka bayinya dan lebih memilih untuk bermain dengan boneka kertas yang menggambarkan wanita dewasa. Saat itulah Handler menyadari ada ceruk penting di pasar untuk mainan yang memungkinkan gadis kecil membayangkan masa depan.
Melansir laman History, visual boneka Barbie mengikuti model boneka bernama Bild Lilli, yang terinspirasi dari karakter komik Jerman. Boneka itu awalnya dipasarkan sebagai hadiah lelucon cabul untuk pria dewasa di toko tembakau.
Boneka Lilli kemudian menjadi sangat populer di kalangan anak-anak. Mattel, Inc, kemudian membeli hak atas Lilli dan membuat versi mereka sendiri, yang Handler namai "Barbara", mengikuti nama sang putri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan mensponsori program TV "Mickey Mouse Club" pada tahun 1955, Mattel, Inc. menjadi salah satu perusahaan mainan pertama yang menyiarkan iklan untuk anak-anak.
Mereka menggunakan media ini untuk mempromosikan mainan baru mereka, yang membuat permintaan untuk boneka Barbie meningkat pesat pada tahun 1961. Kesuksesan ini membuat perusahaan memproduksi seri Barbie lainnya. Handler kemudian menciptakan pacar Barbie yang diberi nama Ken, sesuai nama putranya.
Pada tahun-tahun berikutnya, Mattel, Inc. meluncurkan sahabat Barbie, Midge, yang dirilis pada tahun 1963, juga Skipper yang merupakan adik Barbie pada tahun berikutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Handler selalu melihat Barbie sebagai cerminan zaman, dengan boneka pertama yang meniru kemewahan bintang tahun 1950-an seperti Elizabeth Taylor dan Marilyn Monroe.
Selama bertahun-tahun, Barbie menghasilkan penjualan besar dan bahkan menjadi salah satu mainan paling ikonik dalam sejarah.
Menurut History, banyak wanita melihat Barbie sebagai alternatif dari peran gender tradisional tahun 1950-an. Selama rentang keberadaannya, Barbie telah memiliki lebih dari 200 pekerjaan berbeda, mulai dari pramugari, dokter, pilot, astronot, atlet Olimpiade dan bahkan calon presiden AS.
Untuk membantu gadis-gadis muda yang menderita kanker, Mattel, Inc. merilis Barbie dengan tampilan botak bernama Ella. Pertama kali diproduksi pada tahun 2012, mereka dibuat hanya dalam jumlah terbatas dan didistribusikan langsung ke rumah sakit. Namun karena permintaan yang tinggi, perusahaan setuju untuk memproduksi lebih banyak Barbie Ella pada tahun 2014.
Namun, tak sedikit yang menilai bahwa Barbie mendorong anak-anak untuk menjadi materialistis karena Mattel, Inc. terus memproduksi aksesoris mewah untuk Barbie yang mencakup mobil, pakaian, desainer, hingga rumah impian Barbie.
Penampilan Barbie juga tak lepas dari kontroversi karena selalu menampilkan pinggul berukuran kecil dan payudara besar yang membangun realita wanita sejati atau body goals. Hal ini membuat banyak orang mengklaim bahwa Barbie memberikan contoh yang tidak realistis dan memupuk citra tubuh yang negatif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!